JAKARTA – Pengetahuan mengenai teknik jatuh dari sepeda motor akan membuat dampak buruknya terhadap tubuh pengendara bisa diperkecil.

Siapa pun pastinya tidak ingin mengalami jatuh dari motor. Namun, risiko itu tetap ada setiap kita mengendarai ‘kuda besi’.

Hal tersebut bisa menimpa siapa saja. Bahkan, pembalap-pembalap terhebat di MotoGP pun pernah mengalaminya.

pengendara sepeda motor harus tahu teknik jatuh dari motor

Oleh karenanya, mengetahui teknik jatuh dari motor yang benar bisa berguna jika skenario yang tidak diinginkan terjadi.

Menurut keterangan resmi PT. Astra Honda Motor (AHM) baru-baru ini, ada lima tahapan yang harus dilakukan dalam teknik tersebut.

“Pada prakteknya, teknik jatuh dari motor tidak semudah seperti saat disampaikan. Untuk itu, tetap gunakan perlengkapan berkendara dengan baik, tingkatkan kemampuan berkendara, kendalikan emosi, pahami prediksi dan antisipasi bahaya saat berkendara di jalan untuk keselamatan berkendara,” pungkas Manager Safety Riding AHM Johanes Lucky.

Rincian Teknik Jatuh dari Motor

Berikut Mobil123.com jabarkan lima hal yang mesti dilakukan ketika insiden ini menimpa pengendara:

Betapapun motor itu punya keterikatan emosional dengan si pengendara, saat terjatuh ia harus langsung berpikir rasional dan melepaskan genggaman kedua tangan dari gagang motor. Soalnya, aksi tak melepaskan motor saat jatuh berisiko membuat pengendara tertimpa, terhantam, bahkan mengalami luka bakar.

Melepaskan motor juga bakal menolong mengurangi momentum si pengendara serta memberikan kesempatan kepadanya untuk memulai tahap kedua, yakni berguling.

Setelah melepaskan diri dari motor, gulingkan lah badan kita di jalan demi mereduksi efek tumbukan badan dengan permukaan jalan.

Ketika melakukannya, lipat tangan pada bagian dada dengan posisi memeluk melingkari tubuh. Menunduklah dengan memosisikan dagu menempel dengan dada.

Ketika berguling, arahkan benturan pada bahu bagian belakang agar mengurangi dampak lebih buruk terhadap badan.

Arah pengendara berguling juga penting. Untuk negara yang menerapkan aturan setir mobil di sebelah kanan, pengendara motor yang jatuh mesti berguling ke sisi kiri jalan. Soalnya, di sisi ini kendaraan-kendaraan yang lalu-lalang relatif lebih pelan. Kondisi lalu lintas pun tak seaktif di area kanan jalan.

Setelah berhasil melepaskan motor, menggulingkan badan, lalu berguling ke sisi kiri jalan, pengendara lebih baik tidak langsung berdiri.

Gerakkan tangan dan kaki perlahan untuk mengetahui kondisi tubuh. Jika langsung berdiri, ada kemungkinan cedera pada berbagai area tubuh menjadi lebih parah.

  • Periksakan Diri di Rumah Sakit

Sebaiknya pengendara motor yang jatuh langsung mencari dan menuju ke rumah sakit terdekat. Periksakan diri untuk memastikan level cedera yang terjadi, baik cedera luar maupun cedera dalam. Dengan begitu, si pengendara bisa langsung mendapatkan tindakan medis yang diperlukan. [Xan/Ses]

Recommended Posts