Sliding door (pintu geser) mobil ternyata juga butuh perhatian. Untungnya, cara merawatnya tidak ribet dan susah.

Sliding door kerap ditemukan pada model-model multi purpose vehicle (MPV) kelas menengah atau menengah ke atas. Contohnya adalah Toyota Sienta, Toyota Voxy, Toyota Alphard, hingga Lexus LM.

Pintu jenis ini, menurut Auto2000 melalui keterangan resmi beberapa waktu lalu, membuat akses keluar masuk menjadi mudah, praktis, serta nyaman. Tapi, sliding door mobil juga membutuhkan perawatan.

“Terutama model elektrik yang sarat komponen kelistrikan,” kata Aftersales Business Division Head Auto2000 Nur Imansyah Tara.

6 Cara Sederhana Merawat Sliding Door Mobil

Auto2000, jaringan diler serta bengkel resmi Toyota di Indonesia, memberitahukan enam cara simpel merawat sliding door mobil agar awet dan tak rusak. Berikut paparannya:

Tips pertama serta paling mudah adalah memastikan kebersihan di sekitar area kerja sliding door, apalagi pada bagian rel serta bantalan pemutar. Debu atau kotoran pada rel serta roller bisa mengakibatkan sliding door susah menutup atau bahkan rusak jika dibiarkan terus-menerus.

  • Hati-hati dengan Air Hujan atau Ketika Mencuci Mobil

Sliding door dengan mekanisme elektrik mempunyai beragam komponen. Ada, misalnya, roller, rel, pengunci, hingga motor penggerak.

Oleh karena itu, musuh alami sliding door listrik selain debu dan kotoran ialah air. Bersihkan sliding door dari debu maupun air setidaknya seminggu sekali, apalagi saat musim hujan.

Dalam jangka panjang, air hujan yang terus melekat pada bagian ini bisa memicu karat, kemudian merusak mekanisme penggeraknya. Hindari pula menyemprot langsung mekanisme sliding door saat sedang mencuci mobil dengan air bertekanan tinggi agar tidak masuk ke rel pintu dan menyapu pelumas.

  • Jangan Nekat Lewati Banjir atau Genangan Tinggi

Dengan air sebagai musuh utama, tentu saja banjir atau pun genangan yang tinggi juga berisiko merusak sliding door. Hindari melewati jalan dengan kondisi tersebut, agar air tidak masuk ke dalam mekanisme penggerak sliding door dan merusaknya.

  • Beri Pelumasan pada Komponen Penggerak

Berikan pelumasan pada komponen penggerak sliding door secara rutin, menggunakan cairan penetran. Ini berguna mencegah karat sekaligus memperlancar kerja roller.​

Jangan Kasar dan Memaksa Kerja Sliding Door

Beberapa perlakuan kasar dari penumpang kendaraan dapat merusak sliding door. Misalnya menghentikan laju pintu saat bekerja, mendorong pintu supaya membuka/menutup lebih cepat.

Soalnya, perlakuan-perlakuan seperti itu dapat membuat motor elektrik rusak. Kalau mau cepat, matikan terlebih dahulu model otomatis pada sliding door dan lakukan buka-tutup manual.

Hindari pula membuka-tutup sliding door pada jalan menanjak terlalu sering. Soalnya, beban kerja motor akan semakin berat.

Kinerja sliding door elektrik ketika mesin mobil mati disokong oleh aki. Oleh karena itu, pastikan aki serta sistem kelistrikan lain (kabel, konektor, alternator) selalu dalam kondisi bagus agar performa sliding door tidak bermasalah.

Recommended Posts