Prediksi cuaca ekstrem atau pun hujan badai menghantui akhir 2022. Di tengah situasi tersebut, para pengendara perlu lebih berhati-hati.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mewanti-wanti ‘ancaman’ cuaca ekstrem, hujan badai, maupun hujan ekstrem antara 28-30 Desember 2022 di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek).

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sampai menyarankan warga Ibu Kota bekerja dari rumah (work from home/WFH) untuk menghindari insiden-insiden yang tidak diinginkan.

Namun, tentunya tidak semua orang bisa melakukannya. Ada sebagian orang yang tetap harus beraktivitas dan bermobilitas di luar rumah untuk bekerja.

Asuransi Astra, melalui keterangan resmi, mengingatkan agar para pengendara waspada serta berhati-hati di jalan. Mereka juga memberikan tips berkendara di tengah cuaca ekstrem.

4 Tips Berkendara Saat Cuaca Ekstrem

Ada empat tips dari Asuransi Astra kepada masyarakat yang masih harus berkendara di tengah cuaca ekstrem. Berikut paparannya:

tips berkendara di cuaca ekstrem

Tubuh Harus Fit

Mereka yang mengemudikan kendaraan perlu memastikan kondisi tubuh dalam kondisi sehat, tidak mengantuk, tidak dalam pengaruh alkohol, serta dalam keadaan fokus. Pasalnya, menyetir di tengah cuaca yang kurang bagus membutuhkan konsentrasi lebih tinggi.

Pastikan Kendaraan dalam Kondisi Prima

Kondisi kendaraan prima menjadi hal terpenting kedua, di tengah ramalan cuaca ekstrem. Pastikan semua aspek bekerja dengan baik khususnya lampu indikator, rem, klakson, wiper.

Sebelum memulai perjalanan, pastikan bahan bakar minyak (BBM) di tangki cukup untuk mencapai tujuan. Lalu, perhatikan pula kondisi plus tekanan angin di dalam ban.

Berkendaralah dengan Aman

Berkendara aman (safety driving) menjadi makin vital perannya di tengah cuaca ekstrem atau hujan lebat. Pengemudi wajib menggunakan sabuk pengaman, mematuhi peraturan lalu lintas, melaju dalam kecepatan normal, juga tak melebihi batas kecepatan yang ditentukan.

Jaga jarak dengan kendaraan di depan. Ini perlu agar orang di balik setir kemudi memiliki waktu yang cukup untuk merespons kejadian tak terduga.

Pilih Kendaraan dengan Fitur Keselamatan dan Keamanan Mencukupi

Terakhir, disarankan untuk memilih kendaraan yang memiliki fitur keselamatan dan keamanan mencukupi. Ini demi memaksimalkan proteksi plus meringankan beban ketika risiko yang tidak diinginkan menerpa.

Recommended Posts