Jika Anda pernah menumpang angkutan umum, Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan Suzuki Carry. Suzuki Carry merupakan salah satu mobil niaga yang telah berkiprah sejak era 1980-an hingga mencapai kejayaan di awal tahun 2000-an. Saat itu, hampir 60 persen segmen mobil niaga dikuasai oleh kendaraan ini. Mobil tersebut saat ini memang sudah berhenti produksi. Namun, Anda masih bisa mendapatkan produk bekasnya dengan harga yang relatif terjangkau.

Suzuki Carry Extra (sumber: autonetmagz.com)

Di pasar lokal, Suzuki Carry bersaing ketat dengan Daihatsu Hijet, Daihatsu Zebra, Daihatsu Espass, hingga Mitsubishi T120. Berdasarkan tahun produksinya, Suzuki Carry mudah dikenali dari bentuk luarnya. Untuk model yang dirilis tahun 1980-an, unit yang berkeliaran banyak berasal dari karoseri Adiputro dengan bentuk lampu depan bulat. Selain itu, ada juga model yang menggunakan lampu trapesium, meski sudah sangat langka untuk ditemui.

Daya tampung maksimal menjadi daya tarik utama dari model ini, selain keunggulan di sektor konsumsi bahan bakar yang disebut sangat irit. Di samping itu, suku cadang yang mudah didapatkan di bengkel mana pun membuat eksistensi Suzuki Carry masih terlihat hingga kini. Hal ini terbukti dengan masih dijualnya suku cadang Suzuki Carry di bengkel-bengkel resmi Suzuki maupun di bengkel-bengkel umum.

Di bagian kabin, Suzuki Carry memang belum dibekali dengan fitur modern ala mobil masa kini. Para penumpang maupun pengemudi tidak bakal menemukan fitur seperti AC, power steering, hingga power window. Jadi, tenaga fisik benar-benar dibutuhkan untuk mengoperasikan seluruh fitur pada Suzuki Carry tersebut.

Untuk bagian jantung pacu, pabrikan asal Jepang membekali mobil ini dengan tiga jenis mesin, di antaranya berkapasitas 1.000cc, 1.300cc, dan 1.500cc. Pada pembaruan terakhir, perusahaan Negeri Sakura juga turut memperkenalkan sebuah mesin injeksi berkapasitas 1.500cc. Di masa jayanya, mesin F10A 1.0 liter ini terkenal cukup bandel. Tenaga yang dihasilkan mencapai 44 HP pada putaran 5.300 rpm dan torsi puncak menembus 75 Nm pada putaran 3.200 rpm.

Sementara itu, untuk Suzuki Carry dengan mesin G15A 1.5 liter, mampu meletupkan daya maksimal 85 HP pada putaran 6.000 rpm dan mencapai torsi puncak 122 Nm pada putaran 3.000 rpm. Sayangnya, untuk model Suzuki Carry 1.3 liter, cukup minim informasi yang didapatkan sehingga tenaga dan torsi model ini pun tidak diketahui dengan pasti. Berikut spesifikasi teknis Suzuki Carry Extra dengan mesin 1.0L.

Spesifikasi Suzuki Carry Extra

Dimensi 3.530 x 1.465 x 1.720 mm
Jarak Sumbu Roda 1.940 mm
Jarak ke Tanah 165 mm
Berat 720 kg
Kapasitas Kursi 9 orang
Kapasitas Bahan Bakar 33 L
Tipe Mesin F10A, 4 silinder sejajar, 8 valves
Kapasitas Mesin 970cc
Diameter x Langkah 65,5 x 72 mm
Daya Maksimum 44 HP @ 5.300 rpm
Torsi Maksimum 75 Nm @ 3.200 rpm
Transmisi Manual, 5-speed
Rem Depan Disc brake
Rem Belakang Leading & Trailing
Suspensi Depan MacPherson Strut
Suspensi Belakang Leaf spring

Seperti telah disampaikan di atas, untuk saat ini, Suzuki Carry Extra memang sudah tidak beredar. Namun, Anda masih bisa mendapatkan produk bekas dari mobil ini. Di pasaran dalam negeri, Suzuki Carry Extra second ditawarkan dengan harga rata-rata belasan juta rupiah. Berikut info terbaru kisaran harga Suzuki Carry Extra saat ini.

Suzuki Carry Extra - www.otosia.com
Suzuki Carry Extra – www.otosia.com

Harga Suzuki Carry Extra

Tahun Produksi Kisaran Harga Bekas
1985 Mulai Rp12.000.000
1986 Mulai Rp15.000.000
1987 Mulai Rp9.000.000
1988 Mulai Rp11.500.000
1989 Mulai Rp11.000.000
1990 Mulai Rp13.500.000
1991 Mulai Rp25.000.000
1993 Mulai Rp14.000.000
1994 Mulai Rp19.000.000
1995 Mulai Rp19.500.000
1996 Mulai Rp22.500.000
1997 Mulai Rp26.500.000

Daftar harga Suzuki Carry Extra bekas di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk situs jual beli kendaraan second. Perlu Anda catat bahwa harga Suzuki Carry Extra tersebut tidak mengikat, tergantung kondisi mobil dan negosiasi antara penjual dan pembeli. Pada penawaran sebelumnya, Suzuki Extra bekas ditawarkan dengan harga mulai Rp11 jutaan untuk produksi tahun 1987 dan mulai Rp17 jutaan untuk produksi tahun 1996. 

Recommended Posts