Lampu stop LED Nmax menjadi pilihan yang sering dilirik oleh pengguna motor matic bongsor ini. Pasalnya memadukan tampilan yang elegan dan sporty, bisa dibilang desain Yamaha Nmax nyaris tidak memiliki kekurangan. Namun bukan tidak ada, karena tidak sedikit yang menganggap tampilan stoplamp atau lampu belakang motor ini terkesan setengah hati.

Untuk mengatasinya, beberapa pemilik maxi scooter mengakalinya dengan mengganti lampu belakang LED. Selain memiliki banyak pilihan model, penggunaan LED juga menjanjikan lebih hemat daya. Selain itu Lampu stop Nmax LED juga menawarkan tampilan yang menarik.

Lampu stop LED Nmax

Salah satu produk yang kerap menjadi incaran para pemilik Nmax adalah stop lamp LED besutan AES. Keunggulan utama dari produk ini adalah tampilannya yang mampu menghadirkan kesan premium. Ingin tahu lebih banyak? Simak review yang dilakukan AutoMagz untuk produk ini.

1. Teknologi LED menjadi andalan

Lampu stop LED Nmax. [AutoMagz/Bernard Chaniago]

Tak heran jika AES memilih teknologi LED untuk produk stop lamp-nya. Karena teknologi lampu LED sudah menjadi standar di industri otomotif saat ini. Bukan tanpa alasan, teknologi LED dipilih karena menawarkan konsumsi yang jauh lebih hemat dibandingkan model bola lampu.

Menariknya, meski lebih irit, lampu LED ini juga lebih terang dibandingkan lampu jenis bohlam. Selain itu, lampu LED juga mudah dikreasikan dalam berbagai bentuk, seperti yang ditawarkan pada stoplamp AES. Sehingga membuat tampilan kendaraan lebih menarik.

2. Desain stop lamp gaya Yamaha Xmax

Lampu stop LED Nmax
Lampu stop LED Nmax. [AutoMagz/Bernard Chaniago]

Teknologi LED memang menarik, namun penggunaannya tidak akan menarik tanpa dibarengi dengan tampilan yang bagus. Seperti yang ditawarkan oleh stoplamp LED AES, produk ini menawarkan desain yang sangat menarik.

Karena AES menonjolkan gaya sporty modern. Untuk lampu rem dan senja, bentuknya dibuat lancip dengan garis yang meruncing ke arah tengah. Secara tidak langsung bentuk lampu rem ini mirip dengan stoplamp Yamaha Xmax, meski tidak persis sama.

Namun yang menarik adalah lampu sein. Menggunakan motif seperti garis putus-putus, lampu sein ini akan membuat Anda berdecak kagum saat dinyalakan. Pasalnya AES menerapkan LED running style alias berkedip terus menerus.

Sederhananya, lampu sein menyala Lampu stop Nmax LED AES ini akan terlihat seperti bergerak saat berkedip. Namun model kedip seperti ini sebenarnya bukan barang baru, hanya saja kendaraan yang biasanya menggunakan running LED untuk lampu seinnya adalah mobil di kelas premium yang harganya selangit.

Maka jangan heran jika Nmax juga terlihat lebih mewah dengan penggunaan stoplamp LED besutan AES ini.

3. Harga sebanding dengan kualitas

Lampu stop LED Nmax
Lampu stop LED Nmax. [AutoMagz/Bernard Chaniago]

Dengan kemewahan yang ditawarkan, stoplamp LED resmi besutan AES ini tidak bisa disebut murah. Pasalnya banderol banderol di kisaran Rp. 800-900 ribu, memaksa pemilik Nmax rela merogoh kocek yang tidak sedikit untuk mendandani motornya agar lebih menarik.

Tapi jangan salah, banderol harganya yang lumayan bukan tanpa alasan. Karena kualitas yang ditawarkan berbanding lurus dengan harga. Stoplamp LED AES ini juga memiliki bentuk yang sangat presisi sehingga memudahkan Anda dalam memasangnya. Pokoknya dijamin keren kawan!

Nah, tertarik untuk mencoba Lampu stop LED Nmax dari AES ini?

Baca juga artikel terkait otomotif atau tulisan menarik lainnya dari Yudhianto Thohirin.

Recommended Posts