Pada mobil bertransmisi otomatis, terdapat oli gardan yang harus rutin diganti. Jika pemiliknya lalai, kendaraan akan memberikan berbagai ‘sinyal’.

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa perawatan mobil matik lebih banyak ketimbang mobil manual. Salah satunya adalah penggantian oli gardan.

Oli gardan sendiri, menurut keterangan resmi marketplace asuransi Lifepal beberapa waktu lalu, adalah jenis pelumas untuk girboks otomatis di dalam mobil.

Untungnya, pembaruan oli gardan tidak sesering oli mesin. Setiap pabrikan sudah menginformasikan interval penggantian oli gardan bagi setiap model yang mereka jual, melalui buku manual.

Umumnya, hal ini wajib dilakukan tiga atau empat bulan sekali atau setiap kelipatan 10 ribu km sampai 20 ribu km.

Ciri-ciri Oli Gardan Mobil Harus Diganti

Meski begitu, kendaraan juga dapat memberikan ‘pertanda’ yang memberitahukan pemiliknya kalau oli gardan sudah waktunya diganti. Berikut ini beragam ‘sinyal’ tersebut, seperti dijelaskan Co-Founder Lifepal Benny Fajarai:

  • Muncul Getaran Kencang pada Mobil

Mobil yang mengalami gejala getaran cukup kencang bisa menjadi sinyal oli gardan mesti diganti. Getaran akan terasa meskipun kendaraan melaju di jalan lurus, lalu bakal makin ‘menjadi-jadi’ ketika sedang berbelok.

  • Timbul Aroma Terbakar pada Gardan Mobil

Oli gardan yang lama tak diganti pastinya sudah mengalami penurunan kinerja akibat sudah kotor atau habis. Oleh karena itu, gardan bisa menjadi terlampau panas hingga memunculkan aroma terbakar dari arah transmisi.

Munculnya suara berisik—menyerupai bunyi mendengung yang kencang—ketika berkendara juga dapat menjadi sinyal lainnya. Ini disebabkan oleh gesekan antara komponen-komponen pada gardan, tanpa adanya pelumasan yang memadai. Suara tersebut bakal makin kencang serta mengganggu kalau terus dibiarkan.

  • Sulit Mengontrol Roda Mobil

Saat pelumasannya masih cukup memadai, gardan semestinya dapat mengendalikan perputaran roda. Jika tidak, kecepatan perputaran roda bakal terganggu, sehingga roda lebih susah dikontrol. Kalau ini dibiarkan, tentunya pengemudi maupun penumpang berpotensi mengalami kecelakaan.

  • Warna Oli Gardan dan Tekstur Sudah Berubah

Kalau Anda cukup rajin untuk mengecek kondisi oli gardan, lihat warnanya. Kalau sudah berubah dari warna normal (abu-abu metalik dan agak gelap), kemungkinan besar sudah saatnya oli gardan diganti.

Tekstur yang berubah dari kental ke encer juga menjadi ‘sinyal’ lainnya.

“Terkadang, jika kerusakan sudah cukup parah, biaya yang perlu dikeluarkan pun akan semakin banyak. Tapi, kalau Anda memiliki asuransi mobil, biaya perawatan mobil tidak akan terasa membebani,” tutup Benny.

Recommended Posts