Pembeli Pertalite sebentar lagi dibatasi hanya untuk konsumen terdaftar, sehingga sebagian masyarakat mesti membeli bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang lebih mahal. Dalam situasi seperti ini, mobil yang hemat bensin tentu bisa membantu menekan biaya operasional.

Sepanjang Juli 2022, Pertamina meminta masyarakat mendaftar lewat situs MyPertamina, jika ke depannya tetap ingin membeli Pertalite atau Bio Solar. Para pendaftar itu pun bakal disaring lagi, agar kuota dua jenis BBM Subsidi tersebut nantinya benar-benar sampai ke pihak yang berhak.

Pada tahap pertama, kebijakan ini akan berlaku di 11 kabupaten/kota. Bukan tidak mungkin, areanya akan terus diperluas pada masa mendatang.

Bagi Anda yang terpaksa beralih dari BBM Subsidi ke yang non-subsidi, tentunya biaya operasional bakal membengkak.

Oleh karena itu, Mobil123.com berikan cara-cara agar mobil lebih hemat BBM, seperti dikutip dari keterangan resmi broker asuransi Duitpintar pada Rabu (6/7/2022) kemarin.

Empat Tips Mobil Hemat BBM

Ada empat tips supaya mobil lebih efisien BBM. Berikut rinciannya:

Telaten Servis Berkala

Rajin mengikuti anjuran servis berkala menjadi salah satu kunci penting agar efisiensi BBM mobil optimal. Dengan servis rutin, kinerja mesin–termasuk ruang bakar di dalamnya–tetap terjaga.

Pembakaran BBM yang optimal di dapur pacu tentu saja akan membuat konsumsi BBM mobil dapat terus berada di level terbaiknya.

Mematuhi rekomendasi servis berkala juga bakal membantu menghindari kerusakan berat pada mobil. Sebaliknya, servis yang dilakukan ‘sesekali’ saja berpotensi membuat biaya perawatan makin tinggi.

Menghemat Penggunaan AC

Pendingin ruangan (air conditioner/AC) termasuk salah satu komponen mobil yang memengaruhi konsumsi BBM pada mobil. Oleh karena itu, kalau mau mobil lebih hemat BBM, pintar-pintarlah menggunakan AC.

Atur suhu AC di level secukupnya. Jika memungkinkan, ketika udara di luar terasa adem, matikan AC dan buka kaca jendela.

Tapi, jangan membuka kaca jendela dan mematikan AC ketika mobil melaju di jalan tol. Hal itu akan memperbesar hambatan udara, membuat kinerja mobil lebih berat, dan malah memperboros pemakaian BBM.

Matikan Mesin ketika Mobil Berhenti Lama

Saat mobil cukup lama berhenti, jangan lupa untuk mematikan mesin. Soalnya, selama dapur pacu aktif, kendaraan bakal terus ‘meminum’ BBM meskipun tidak dalam kondisi bergerak.

Maka dari itu, tidak mengherankan kalau mobil dengan fitur Idle Stop System akan sangat membantu efisiensi BBM.

Berikan Tekanan Angin yang Cukup pada Keempat Ban

Kondisi tekanan angin di keempat ban juga berdampak pada konsumsi BBM pada sebuah mobil. Tekanan angin yang terlalu rendah membuat tapak ban melebar, sehingga beban kendaraan maupun kerja mesin menjadi lebih berat.

Rutinlah mengecek tekanan angin pada seluruh ban mobil. Ikuti rekomendasi tekanan angin dari pabrikan yang tertera di buku manual.

Recommended Posts

Kredit Mobil Murah, Ini Syarat dan Simulasi

Avatar
camvintat
 

JAKARTA – Membeli mobil murah atau lebih dikenal dengan istilah mobil LCGC (Low Cost & Green Car) bisa dilakukan secara kredit. Ada banyak perusahaan pembiayaan (leasing) yang memberikan beragam kemudahan untuk para pelanggan agar bisa mendapatkan kredit mobil murah.  Ada beragan paket yang tersedia dan bisa disesuaikan […]