Bahaya aquaplaning mengintai para pengemudi mobil atau motor di kala musim hujan seperti sekarang. Bagaimana cara mencegah atau menghadapinya jika sudah kejadian?

Aquaplanning, menurut situs resmi Auto2000, merupakan kondisi saat ban mobil kehilangan cengkeraman (traksi) ke permukaan jalan ketika melibas genangan air. Mobil pun pada akhirnya kehilangan kendali.

Mobil tidak hanya bisa tergelincir ketika terjadi aquaplaning. Bahkan, jika pengemudi salah bereaksi, mobil bisa saja terbalik.

Penyebab Aquaplaning

Aquaplaning disebabkan ketidakmampuan alur-alur pada telapak ban untuk memindahkan sebagian aliran genangan air. Ini bisa terjadi ketika mobil melaju terlampau kencang ketika atau setelah hujan terjadi.

Akhirnya, ada lapisan air tipis yang terbentuk di antara permukaan jalan dengan ban yang menghalangi terjadi traksi.

Cara Menghindari Aquaplaning

Demi mengurangi kemungkinan mengalami aquaplaning, tentunya Anda perlu memastikan ban dalam kondisi bagus. Lihat kedalaman alurnya melalui Tread Wire Indicator (TWI) pada sisi pinggir ban, apakah masih wajar atau sudah tipis dan perlu diganti.

Lalu, kunci penting lainnya untuk menghindari atau memperkecil potensi terjadinya aquaplaning ketika berkendara di musim hujan adalah kecepatan. Melajulah dalam kecepatan wajar atau malah cenderung pelan saat atau usai hujan.

Dengan melakukan itu, pengemudi akan memberikan waktu lebih kepada ban untuk berinteraksi dengan permukaan jalan dan menciptakan traksi yang dibutuhkan.

Jangan pula gunakan fitur Cruise Control di jalan tol atau jalan lengang saat hujan—jika mobil Anda memilikinya.

Fitur tersebut justru berbahaya ketika digunakan di atas jalanan basah karena sang pengemudi tidak bisa langsung merasakan kondisi trek untuk menyesuaikan kecepatan, juga tidak mengendalikannya secara penuh ketika terjadi aquaplaning.

Cara Mengatasi Aquaplaning

Bagaimana seandainya aquaplaning sudah telanjur terjadi pada mobil? Begini cara mengatasinya, seperti dikutip dari situs Chubb Indonesia:

  • Kendalikan diri, tenang, dan konsentrasi
  • Lepaskan pedal gas atau pun rem pelan-pelan
  • Jangan memutar kemudi dengan cepat. Pengemudi mesti mengikuti arah pergerakan mobil sampai akhirnya mendapatkan kontrol kembali.
  • Saat sudah mendapatkan kendali atas mobil, injak pedal rem pelan-pelan untuk memberhentikan mobil.

Intinya, selama aquaplaning terjadi, jangan melakukan gerakan spontan, menginjak-injak pedal rem maupun gas, juga memutar-mutar setir dengan cepat.

Recommended Posts