Banyak pemilik tidak benar-benar mengerti cara mematikan mesin mobil yang benar. Kebanyakan pemilik kendaraan roda empat akan langsung memutar kunci kontak ke posisi off saat ingin mematikan mesin, tanpa memperhatikan hal lain.

Padahal langsung mematikan mesin mobil secara tiba-tiba bisa berdampak negatif bagi kendaraan. Sebenarnya pemilik kendaraan hanya perlu sedikit memperhatikan beberapa hal sebelum mematikan mesin kendaraan. Khususnya cara mematikan mesin mobil yang benar membuat kendaraan lebih awet.

Cara mematikan mesin mobil yang benar

Jadi ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum mematikan mesin mobil. Pasalnya jika dibiarkan, mesin nantinya bisa terbebani saat dihidupkan kembali. Untuk lebih jelasnya berikut ini cara mematikan mesin mobil yang benar.

1. Matikan fitur kelistrikan

Cara mematikan mesin mobil yang benar. (shutterstock)

Cara mematikan mesin mobil yang benar dimulai dengan memperhatikan terlebih dahulu fitur kelistrikannya. Beberapa fitur yang sering digunakan pemilik kendaraan roda empat adalah AC, head unit, dan juga penggunaan lampu.

Nah, sebelum memutar kunci kontak ke posisi off, pastikan semua fitur kelistrikan tersebut sudah dimatikan. Karena jika tidak, mesin mobil akan terbebani saat direstart. Membiarkan fitur kelistrikan menyala saat mesin dimatikan juga bisa membuat baterai lebih cepat habis.

2. Perhatikan putaran mesin

Cara mematikan mesin mobil yang benar
Cara mematikan mesin mobil yang benar. (shutterstock)

Hal selanjutnya yang harus diperhatikan dalam cara mematikan mesin mobil dengan benar adalah memperhatikan putaran mesin. Setelah mobil berhenti, jangan langsung mematikan mesin. Perhatikan putaran mesin sejenak.

Jika putaran mesin masih terdengar agak tinggi, tunggu beberapa saat hingga putaran berkurang hingga stasioner. Kecepatan mesin yang tinggi berarti membutuhkan pelumasan oli yang maksimal. Kalau langsung dimatikan, dikhawatirkan bisa mempengaruhi mesin. Jadi, pastikan putaran mesin mobil stasioner atau idle lalu matikan kontaknya.

3. Posisi tuas transmisi

Cara mematikan mesin mobil yang benar
Cara mematikan mesin mobil yang benar. (shutterstock)

Cara mematikan mesin mobil yang benar juga harus memperhatikan posisi tuas transmisi. Jangan mematikan mesin saat transmisi masih dalam persneling. Pada mobil manual, pastikan tuas transmisi dalam keadaan netral sebelum memeriksa mesin.

Sedangkan untuk mobil matic, posisikan tuas transmisi pada posisi N atau P sebelum mematikan mesin. Apalagi pada mobil matic, kunci kontak tidak bisa ditarik jika tuas transmisi tidak dalam posisi P atau Parking. Cara mematikan mesin mobil yang benar Ini wajib, untuk alasan keamanan.

Karena jika mesin dimatikan saat transmisi masuk gigi, mobil akan loncat saat pertama kali mesin dihidupkan.

4. Rem tangan

Cara mematikan mesin mobil yang benar
Cara mematikan mesin mobil yang benar. (spesial)

Setelah memastikan tuas transmisi pada posisi yang benar, cara mematikan mobil yang benar adalah dilanjutkan dengan menginjak rem parkir. Maka setelah tuas transmisi pada posisi netral, aktifkan juga rem parkir.

Menerapkan rem parkir akan membuat mobil tidak bergerak, untuk alasan keamanan. Apalagi jika posisi parkir berada di permukaan yang tidak rata. Pada mobil matic, sebaiknya tarik rem parkir terlebih dahulu sebelum memindahkan tuas transmisi ke posisi P.

5. Kunci kontak

Cara mematikan mesin mobil yang benar
Cara mematikan mesin mobil yang benar

Ini adalah langkah terakhir untuk cara mematikan mobil dengan benar. Setelah semua langkah di atas sudah dilakukan, hal terakhir yang harus dilakukan adalah memutar kunci kontak ke posisi OFF. Pada mobil dengan fitur keyless, cukup tekan tombol Start/Stop.

Jangan lupa untuk mencabut kuncinya juga. Meski sepele, insiden kunci kontak tertinggal di dalam kabin terkadang masih saja terjadi. Namun beberapa mobil sudah memiliki fitur notifikasi saat kunci mobil masih menggantung dalam posisi OFF.

Jadi silakan ikuti cara mematikan mobil yang benar seperti di atas ya!

Baca juga artikel terkait otomotif atau tulisan menarik lainnya dari Yudhianto Thohirin.

Recommended Posts