Karburator kebanjiran merupakan penyakit yang terkadang dialami oleh para pemilik motor non injeksi. Karena berbeda dengan motor dengan mesin injeksi berkabut yang dimanjakan dengan bantuan ECU yang mengatur performa mesin motor, motor dengan karburator tentunya harus lebih mengenal karakter mesin motor agar bisa mengatasi kendala yang mungkin terjadi selama perjalanan.

Jika karburator mengalami banjir, efeknya adalah motor akan sulit dihidupkan. Ada beberapa penyebab kenapa karburator bisa banjir, namun masalah ini sebenarnya cukup mudah untuk diperbaiki. Karburator kebanjiran hanya perlu dikuras agar motor bisa di hidupkan kembali.

Karburator kebanjiran

Meski cukup mudah ditangani, namun masalah karburator yang kebanjiran akan lebih baik jika cepat diketahui. Dengan begitu masalah bisa teratasi sehingga Anda tidak perlu mengalami masalah di tengah perjalanan. Untuk lebih jelasnya simak ulasan cara mendeteksi dan mengetahui penyebab karburator banjir dibawah ini.

1. Periksa Selang Pembuangan

Karburator kebanjiran. (Bukalapak)

Karburator yang mengalami “banjir” dapat dideteksi melalui selang pembuangan. Karena jika karburator “kebanjiran” maka akan terlihat tetesan bensin di selang knalpot.

Hal ini terjadi karena bensin tidak bisa keluar melalui selang pembuangan, sehingga bensin akan naik dan keluar melalui lubang pernafasan bahkan bisa masuk ke ruang bakar!

2. Perhatikan Bodi Karburator

Karburator kebanjiran
Karburator kebanjiran

Selain mendeteksi melalui selang pembuangan, fitur lain yang bisa memastikan karburator motor Anda “kebanjiran” adalah melalui bodi karburator. Pada bodi karburator akan terlihat sesuatu yang basah keluar dari bensin karena bensin keluar dari pernafasan karburator dan ini sangat berbahaya!

Hal ini tentu saja akan membuat motor sulit untuk dihidupkan. Selain itu, karburator biasanya terlihat berembun yang disebabkan oleh bensin yang keluar melalui lubang pernafasan.

3. Kualitas Bahan Bakar Buruk

Karburator kebanjiran
Karburator kebanjiran

Seperti diketahui, mesin karburator yang mengalami “banjir” biasanya sulit dihidupkan. Nah, salah satu penyebab karburator “banjir” pada motor Anda juga bisa karena kualitas bahan bakarnya.

Kotoran yang mengendap di dalam bahan bakar tentu akan menyumbatnya katup jarum atau jarum pelampung, sehingga menyebabkan Karburator kebanjiran. Pasalnya, jarum pelampung yang ada pada mesin sepeda motor bertugas menutup lubang saluran bensin saat pelampung naik karena volume bensin di mangkok karburator bertambah.

Kotoran yang bercampur dengan bahan bakar akan menyumbat aliran, sehingga jarum pelampung tidak bekerja maksimal!

4. Kegagalan Instalasi

Karburator kebanjiran
Karburator kebanjiran. (Bukalapak)

“Banjir” yang terjadi pada karburator motor Yamaha anda juga bisa disebabkan oleh kelalaian dalam pemasangan yang biasanya terletak pada pemasangan pelampung karburator yang salah.

Jika pelampung karburator dipasang secara tidak benar atau sembarangan, dikhawatirkan pelampung karburator terjepit sehingga tidak bisa menutup saluran bahan bakar saat volume dinaikkan.

5. Usia Pemakaian

Karburator kebanjiran
Karburator kebanjiran. (Bukalapak)

Selain dua penyebab sebelumnya, mesin karburator yang “banjir” juga bisa disebabkan oleh usia komponennya. Salah satu komponen karburator yang perlu Anda periksa adalah seal pada mangkok karburator.

Komponen seal pada karburator motor Yamaha anda yang sudah tidak lentur dan mengeras dapat menyebabkan bensin mudah merembes keluar dan menyebabkan karburator “banjir”. Nah, jika Anda sering mengalaminya Karburator kebanjiranperhatikan hal-hal di atas!

Baca juga artikel terkait otomotif atau artikel menarik lainnya di AutoMagz.

Recommended Posts