Jika darurat, seperti pecah ban, dan mogok di jalan raya, pengendara mobil jangan panik, berikut hal ini harus dilakukan saat mengalami kondisi darurat.

1. Kurangi Kecepatan Mobil

Segera kurangi kecepatan mobil dan melajulah di lajur paling kiri, untuk memastikan apakah keanehan terus berlanjut. Amati panel instrumen untuk melihat indikator kerusakan yang menyala, sebagai pertanda masalah. Perhatikan rambu-rambu di pinggir jalan supaya tidak memicu kecelakaan.

2. Cari Tempat Berhenti yang Aman

Kalau ada petunjuk rest area di jalan tol, arahkan mobil untuk masuk ke tempat tersebut, tempat aman untuk berhenti. Atau ketika mengemudi di jalan arteri, pengedara dapat mencari tempat umum seperti kantor polisi, tempat ibadah, minimarket, atau SPBU.

Ilustrasi pengemudi di jalan raya

3. Parkir dengan Posisi yang Aman dan Nyaman

Pastikan posisi parkir sudah benar sehingga tidak mengganggu mobil lain. Sebaiknya hentikan mobil di jalan yang rata, untuk memudahkan proses pengecekan kendaraan.

Jika di bahu jalan, berhentilah pada posisi yang aman, berpatokan pada garis lurus sebagai pembatas bahu jalan. Pastikan kontur bahu jalan mendukung untuk berhenti, seperti tidak miring atau rusak.

4. Periksa Kerusakan Mobil

Sebelum melangkah lebih jauh, nyalakan lampu hazard. Ambil segitiga pengaman dari bagasi dan pasang di belakang mobil dengan jarak minimal 5 kali bodi mobil. Lakukan pengecekan pada bagian yang dicurigai bermasalah.

5. Hubungi Emergency Roadside Assistance (ERA)

Jika kerusakan cukup berat, dan membutuhkan bantuan bengkel Auto2000, silakan hubungi ERA (Emergency Roadside Assistance) di 1500 898, sebagai layanan darurat Auto2000.

“Semua pemilik mobil pasti tidak ingin mengalami masalah darurat di jalan karena akan merepotkan dan mengganggu ketertiban, bahkan memicu kecelakaan,” jelas Nur Imansyah Tara, Aftersales Business Division Head Auto2000.

Recommended Posts