-.com – Sering kali kita temukan bahwa baik mobil dan motor zaman sekarang lebih banyak menggunakan lampu berwarna putih, yabg memang dinilai lebih terang saat kondisi jalan normal, dan tampilannya lebih elegan.

Namun di sisi lain, warna putih sering disebut tidak tembus kabut ketika hujan lebat. Oleh karena itu kita butuh tambahan lampu biasanya warna kuning atau 3.000K.

Tampilan warna kuning akan lebih pekat dan kontras saat hujan lebat, dan kondisi berkabut.

Namun sejatinya warna kuning itu dikatakan berguna saat mata kita butuh warna pembeda. Sebab warna putih akan tampak bias walaupun lumens-nya tinggi dan tembus kabut.

Sementara warna kuning akan memberikan perbedaan warna kontras.

“Untuk lumens memang warna kuning akan lebih rendah ketimbang keterangan lampu warna putih. Namun walau tembus kabut, putih tidak akan terlihat di mata kita ketika berkendara, butuh warna pembeda yang bisa diterima mata, jadi kontras,” ujar Andri Raja selaku Technical Support Autovision.

Oleh karena itu, banyak pabrikan aftermarket menawarkan produk bohlam lampu yang bisa 2 bahkan 3 warna, baik untuk penggantian lampu utama, atau foglamp. Ada juga model tambahan seperti mini projie, LED Bar, dan sebagainya.

Recommended Posts