Berkendara mobil wajib dalam keadaan sehat, mental dan fisik. Jangan sepelekan setiap gangguan, termasuk penyakit yang dianggap ringan.a

Kondisi badan kurang fit, bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Berikut daftar penyakit ringan namun mengganggu yang wajib diwaspadai saat mengendarai mobil.

1. Gangguan Pencernaan

Segera perhatikan jenis dari gangguannya, apakah melilit, perih atau hanya nyeri-nyeri saja.

“Sebaiknya periksakan dahulu sebelum memutuskan untuk berangkat, jaga pola makan sebelum melakukan perjalanan. Jangan ragu untuk segera menepi jika tiba-tiba sakit tersebut melanda,” ujar Nur Imansyah Tara, Aftersales Business Division Head Auto2000.

2. Sakit Kepala Sebelah

Jangan sepelekan sakit kepala, karena meskipun dianggap ringan, tapi berpotensi menjadi lebih parah, apalagi ketika pengemudi kelelahan.

Ini bisa menjadi pemicu kecelakaan, lantaran konsentrasi berkendara terganggu. Segera hentikan mobil dan minum obat sakit kepala, serta beristirahat sejenak.

3. Kram Otot

Kram otot bisa berlangsung selama beberapa detik hingga menit, dan sering kali terjadi pada bagian kaki. Sebabnya, adalah posisi mengemudi yang kurang ergonomis, sehingga menyebabkan cidera.

Segera menepi, hentikan aktivitas mengemudi, dan stretching untuk melemaskan otot. Jika belum kunjung reda, berikan pijatan halus pada bagian otot yang kram.

4. Iritasi Mata

Meskipun di dalam mobil, bukan berarti Sobat terhindar dari terpaan debu dan angin. Tidak ada salahnya untuk selalu menyediakan obat tetes mata di mobil, sebagai pertolongan pertama setelah menepi. Kalau belum tersedia, manfaatkan air bersih untuk membasuh mata dan melunturkan debu.

5. Asam Urat dan Nyeri Sendi

Rasa sakit yang satu ini sangat menyiksa, karena sering menyerang bagian lipatan jari, yang mengalami kontak langsung saat mengemudi.

Segera oleskan salep pereda rasa sakit pada bagian sendi yang terasa nyeri. Hindari minum obat pereda rasa sakit, karena dapat menyebabkan kantuk.

6. Flu Ringan

Penyakit flu dipicu oleh virus dan mudah menular, di ruang tertutup seperti kabin mobil. Penyakit ini juga merepotkan dan mengganggu, saat harus bersin, padahal sedang mengemudi mobil. Langkah terbaik adalah menepi dan beristirahat sejenak untuk mengurangi gejalanya.

Recommended Posts