Electric power steering pada mobil bisa rusak karena bermacam sebab. Kalau itu terjadi, setir tentunya akan terasa berat.

Electric power steering, menurut keterangan resmi Auto2000 belum lama ini, sebenarnya terbilang canggih dan minim perawatan. Soalnya, sistem kerjanya sudah menggunakan fluida sehingga lebih ringkas secara mekanis.

Mobil-mobil Toyota sendiri disebut semakin lazim menggunakan teknologi tersebut.

Kendati begitu, bukan berarti electric power steering mobil bebas dari risiko kerusakan. Berikut ini penyebab-penyebabnya, menurut Auto2000.

Enam Penyebab Electric Power Steering Mobil Rusak

Setidaknya ada enam atau tujuh komponen yang mesti dicek kalau electric power steering terasa berat. Mari kita ‘bongkar’ satu-persatu:

  • Aki Soak atau Alternator Bermasalah

Daya electric power steering berasal dari listrik yang disuplai oleh aki atau alternator mobil. Kalau aki soak atau alternator bermasalah, tentunya aliran energi berkurang sehingga bisa menganggu kinerja motor electric power steering.

  • Isu pada Motor Electric Power Steering

Motor electric power steering berfungsi mengubah energi listrik menjadi tenaga gerak yang memutarkan steering shaft, sesuai pembacaan sensor sudut putar kemudi. Komponen ini diposisikan di bagian bawah kendaraan dan memiliki pelindung air plus kotoran.

Kalau pelindungnya bermasalah dan air atau kotoran masuk ke motor electric power steering, setir akan terasa berat ketika diputar ke salah satu sisi. Ada pula risiko terjadinya hubungan singkat arus listrik serta timbulnya karat dalam komponen itu.

  • Cross Joint Steering Shaft Longgar

Steering shaft akan melanjutkan putaran motor electric power steering ke steering rack. Kerusakan pada bagian ini umumnya dipicu oleh sambungan pada cross joint yang longgar.

Efeknya, shat menjadi oblak dan pergerakannya tidak beraturan. Waspadai kerusakan pada komponen ini kalau mendengar suara aneh dari belakang kemudi saat setir diputar.

  • Steering Rack Terkontaminasi Kotoran

Komponen ini bertugas menyalurkan pergerakan awal dari motor electric power steering ke roda kendaraan. Kalau karet penutup di ujung kiri maupun kanannya rusak, steering rack bisa terkontaminasi kotoran sehingga mengganggu kinerjanya.

  • Sensor Electric Power Steering Terganggu

Electric power steering bekerja mengandalkan beberapa sensor yang memantau kondisi kendaraan. Ada antara lain torque sensor dan juga speed sensor.

Gangguan pada dua sensor ini bakal mengakibatkan kinerja electric power steering tidak akurat.

  • Modul Electric Power Steering Rusak

Penyebab terakhir adalah rusaknya modul electric power steering. Adapun kegunaan komponen yang berada dalam dasbor ini adalah mengolah ‘pembacaan’ data dari sensor sudut putaran mesin untuk dilanjutkan kepada sistem electric power steering.

Sebenarnya, selama dasbor tidak terendam air dan tidak terjadi korsleting, kecil kemungkinan modul electric power steering rusak. Tapi, seandainya rusak, setir mobil tak akan berfungsi sama sekali.

“Lakukan servis berkala secara rutin di bengkel Auto2000 atau order layanan Home Service untuk memastikan electric power steering selalu dirawat guna menjaga kinerjanya,” tutup Aftersales Business Division Head Auto2000 Nur Imansyah Tara.

Recommended Posts