Siapa yang disini sudah memasuki pembahasan mengenai konjungsi temporal? Pastinya kamu sudah mulai mencari-cari kan ya pembahasan yang lengkap mengenai konjungsinya ini? Oke deh, kalau begitu, disini kami akan sampaikan ke kamu contoh konjungsi temporal secara lengkap. Ingin tau kan pastinya?

Sekarang mah ya kalau ingin mengetahui banyak hal, kamu bisa langsung saja deh ya mencarinya di internet. Karena memang dengan menggunakan internet yang ada, nantinya kamu akan bisa menjadi lebih mudah dan juga lebih enak untuk melihat beberapa halnya gitu. Mau kamu mencari pengetahuan apapun nantinya akan bisa deh ya.

Oya, apalagi kalau kamu mencari hal yang berkaitan dengan pelajaran. Pastinya akan sangat banyak tersedia ya. Jadi, kalau kamu ingin melakukan pembelajarannya ini kamu bisa dengan mudah mengetahuinya. Seperti artikel . yang kali ini yaitu akan menyampaikan ke kamu tentang konjungsi temporal. Apakah kamu ingin mengetahui lebih dalam juga?

Jika memang seperti itu, kami akan langsung menyampaikan pembahasannya ke kamu, ya. Jangan sampai meninggalkan banyak pembahasannya di bawah ini sih ya. Karena memang sangat penting lho ya. Langsung saja yuk kita simak pembahasannya di bawah ini. Jangan ketinggalan ya.

Konjungsi Temporal Itu Apa Sih?

contoh-konjungsi-temporal

Mungkin kamu tidak sabar kan ya untuk memasuki pembahasan mengenai contoh-contohnya ini kan. Eits kamu sabar dulu dong, sebentar karena kan kalau belum mengetahui hal-hal lainnya mengenai konjungsinya ini nanti kurang afdol lah ya. Kamu harus ketahui dahulu dong ya apa itu konjungsi temporalnya.

Karena kan memang masih ada yang belum paham dan belum mengerti tentang konjungsi temporalnya ini benar kan? Namun, kami akan jelaskan ke kamu dengan sangat detail, ya. Bahkan kami akan jelaskan kamu dari pengertian konjungsinya terlebih dahulu, ya.

Oke, konjung ini adalah salah satu kata yang digunakan untuk menghubungkan antara satu kalimat dan kalimat lainnya. Jadi, nantinya di dalam satu kalimat itu terdapat keterikatan yang sangat kuat. Selain itu juga, nantinya akan bisa digunakan untuk membuat satu kalimat dan kalimat lainnya nyambung gitu.

Iya, jadi kalau di dalam penghubung kalimatnya ini tidak ada kata yang menghubungkan bisa-bisa akan menjadi kalimat yang tidak padu. Begitu, ya. Nah, setelah mengetahui tentang konjungsinya sendiri, maka kamu juga harus mengetahui apa itu konjungsi temporal ya.

Jadi, konjungsi temporal ini merupakan salah satu konjungsi yang akan bisa digunakan di dalam kalimat yang berhubungan dengan waktu. Jadi, konjungsi ini akan bisa menyambungkan antara kalimat satu dengan kalimat yang lainnya supaya suatu kejadian bisa nyambung gitu lho ya.

Nantinya kalimat yang akan menggunakan konjungsi temporal ini adalah kalimat yang menyatakan suatu kejadian, waktu, atau juga peristiwa. Biasanya konjungsi temporal ini juga banyak digunakan di dalam teks prosedur lho ya. Apakah kamu sudah tidak sabar untuk melakukan banyak halnya ini? Kalau memang seperti itu, bisa simak pembahasan lainnya di bawah ini.

Dua Macam Konjungsi Temporal Yang Digunakan Dalam Kalimat

contoh-konjungsi-temporal

Nah, kalau kamu sudah mengetahui tentang pengertian dari konjungsinya ini, maka disini kami akan sampaikan ke kamu mengenai tentang dua macam dari konjungsi temporalnya. Yap, jenis konjungsi temporal ini memang ada dua macam. Dimana nantinya akan bisa dibedakan berdasarkan sifatnya.

Nah, untuk itu, di bawah ini kami akan sampaikan ke kamu beberapa macam konjungsi temporal yang ada. Dimana nantinya kamu akan bisa membedakan antara konjungsi temporal sederajat dan juga konjungsi tidak sederajatnya. Maka dari itu, langsung saja di bawah ini pembahasannya.

Konjungsi Temporal Tidak Sederajat

Macam konjungsi yang pertama ini adalah konjungsi tidak sederajat yang mana di dalam konjungsi ini digunakan untuk kalimat yang tidak setara dan juga tidak bertingkat gitu. Kalau konjungsi yang tidak sederajat ini nantinya akan bisa diletakkan dimana saja.

Bisa diletakkan di awal kalimat, akhir kalimat dan juga di tengah-tengah kalimat. Nantinya kalau kamu bisa menggunakan konjungsi temporal ini dengan fleksibel. Tidak terpaut aturan apapun gitu lho ya. Nah, untuk kamu ketahui, contoh-contoh konjungsinya adalah sementara, sejak, sampai, saat, ketika.

Tidak hanya itu saja, nantinya kamu akan bisa menggunakan konjungsi seperti semenjak, sedari, apabila, bila, tetkala. Nah, kamu bisa menggunakan konjungsinya dengan dimana saja gitu.

Konjungsi Temporal Sederajat

Kalau konjungsi yang satunya ini adalah konjungsi temporal sederajat. Dimana nantinya kamu akan bisa menggunakan konjungsi ini di kalimat yang setara atau majemuk setara gitu. Untuk menggunakan konjungsi yang satu ini, nantinya kamu akan bisa menambahkan konjungsi lainnya juga.

Tempat untuk menggunakan konjungsi yang satu ini adalah di tengah kalimat dan juga di akhir kalimat. Tetapi memang untuk menggunakan konjungsi satu ini tidak bisa digunakan di awal. Konjungsi temporal ini adalah selanjutnya, kemudian, sebelum itu, lalu, setelahnya, sehabis itu, setelahnya. Ingin mencoba menggunakan konjungsinya ini?

Karakteristik Dari Konjungsi Temporal Dan Membuat Berbeda Dari Lainnya

contoh-konjungsi-temporal

Untuk kamu yang memang ingin menggunakan konjungsi temporal ini, maka nantinya kamu harus pahami juga ya karakteristiknya. Dimana memang konjungsi yang satu ini menggunakan beberapa halnya gitu. Kalau kamu ingin menggunakannya harus tepat dan sesuai gitu ya.

Maka dari itu, kamu harus tahu dan harus paham terlebih dahulu mengenai konjungsi yang satu ini. Di bawah ini kami akan sampaikan ke kamu beberapa karakteristik yang ada di dalam konjungsi temporal. Oke, kalau begitu, kamu bisa langsung simak saja ya berbagai macam karakteristiknya ini.

Konjungsi Digunakan Untuk Penghubung Antara Kalimat Utama Dan Kalimat Induk

Di dalam suatu kalimat kan pastinya memiliki kalimat utama dan juga kalimat induknya ya. Nah, untuk itu, kalau kamu ingin menggunakan konjungsinya ini nantinya akan bisa menghubungkan kedua jenis kalimat tersebut. Jadinya, kalau kamu menggunakan konjungsi yang satu ini, akan bisa membuat kalimat yang padu.

Iya, kalau tidak ada penghubung di dalam kalimatnya ini, maka nantinya kamu akan bisa langsung membuat kalimat yang terpadu. Oke deh, kalau kamu menggunakan konjungsi di dalam kalimatnya nanti kamu akan bisa langsung membuat pembaca mudah mengerti maksud dari kalimat yang kamu buat tersebut.

Berfungsi Sebagai Kata Yang Menyatakan Kemungkinan Objektif

Fungsi dari konjungsi yang satu ini tentunya untuk bisa membuat orang mudah memahami apa saja hal yang ada di dalam kalimat tersebut. Nantinya kamu akan bisa membuat kalimat yang subjungtif. Kamu belum mengetahui apa itu kalimat subjungtif? Simak pembahasannya.

Jadi, kalimat subjungtif ini merupakan kalimat yang nantinya bisa menyatakan suatu kemungkinan yang objektif gitu ya. Nah nantinya kamu akan bisa langsung membuat kalimat yang objektif lah ya. Jadi, nantinya kalimat yang satu ini bisa memiliki kata yang lengkap dan juga mudah dipahami.

Menghubungkan Kalimat Yang Bisa Menyatakan Waktu

Kalau kamu bertemu dengan bentuk konjungsi yang bisa menyatakan waktu gitu, maka sudah benar kalau kalimat tersebut mengandung konjungsi temporal di dalamnya. Dengan menggunakan konjungsi temporal, nantinya kamu akan bisa membaca suatu kalimat itu menjadi lebih enak gitu lho ya. Lebih tertata lah ya kalau bisa dibilang.

Sifatnya Fleksibel

Kalau konjungsi yang satu ini, nantinya akan bisa digunakan secara fleksibel juga lho ya. Jadi, memang suatu konjungsi yang memiliki sifat fleksibel ini adalah konjungsi yang memang bisa digunakan di awal, akhir atau di tengah kalimat merupakan konjungsi temporal. Hal ini tentu yang menjadi pembeda antara konjungsi lainnya ya.

Contoh Konjungsi Temporal Dalam Bentuk Kalimat

Sudah memahami kan ya tentang pengertian dan juga penjelasan yang mengenai tentang konjungsi temporal ini? Maka dari itu, kami akan sampaikan ke kamu beberapa bentuk kalimat yang memang bisa digunakan. Untuk menggunakan dan juga meletakkan konjungsinya ini kan sudah dikatakan fleksibel, ya.

Untuk itu, supaya kamu tidak kebingungan lagi kami akan sampaikan ke kamu beberapa contoh konjungsi temporal dengan menggunakan kalimat yang singkat dan sederhana. Sudah penasaran kan pastinya tentang konjungsinya ini? Kalau begitu kamu simak saja langsung yuk.

Contoh konjungsi temporal bisa kamu download gratis dalam bentuk docx –> Download

Contoh Konjungsi Temporal Sederajat

  • Setelah kamu menyapu lantai dan sudah bersih, kemudian kamu bisa mengepel lantai supaya semakin bersih.
  • Sebelum pergi ke pasar Dinda mandi, padahal hari ini Dinda sudah mandi sebanyak 2 kali.
  • Kalau kamu sudah mengerjakan tugas dari sekolah, setelah itu kamu bisa istirahat supaya besok tidak kesiangan.
  • Hani sedang mengerjakan tugas yang diberikan dari ibu, sebelum itu Ia sudah menyelesaikan pekerjaan yang lainnya.
  • Ria masih saja tertawa dengan suara yang keras meski sebelumnya sudah diperingatkan oleh Ibu untuk mengeluarkan suara yang kecil.
  • Ayam tersebut sudah berada di atas pohon lalu ayam tersebut terbang ke bawah untuk mengejar induknya.
  • Pergi ke pantai yang indah terlebih dahulu setelahnya baru kita bisa makan sepuasnya disana.
  • Ina memang tidak datang kesini, kemudian dia pergi ikut bersama ayah dan ibunya.
  • Sakit kepala masih saja terus mendatangi pahadal sebelumnya sudah pergi ke dokter dan minum obat.
  • Tidak ada orang yang datang saat aku sampai disini, setelah Rani datang barulah orang-orang ramai berdatangan.

Contoh Konjungsi Temporal Tidak Sederajat

  • Chiko akan datang ke pesta ulang tahun apabila Indah datang bersamanya.
  • Rumah makan yang terenak di ujung jalan sana sudah berdiri sejak 10 tahun yang lalu.
  • Ketika sedang jalan di jalanan Bandung aku berhenti sejenak saat mendengar suara yang tak asing memanggil namaku.
  • Ketika semua orang sudah tidur, Yono malah asyik bermain game.
  • Pekerjaan rumah yang diberikan oleh guru tidak juga selesai sampai sudah di jam 9 barulah pekerjaan tersebut selesai.
  • Ibu sibuk menyiapkan makanan ketika tamu-tamu sudah mulai berdatangan ke rumah.
  • Andi memasang kerangka kipas angin sambil sesekali membaca buku panduan yang diberikan di dalam kardus.
  • Orang tua itu bekerja membanting tulang demi bisa menyekolahkan anak-anaknya yang masih kecil.
  • Icha selalu terlihat murung semenjak ibunya meninggalkan Ia untuk selama-lamanya.
  • Selama ada keluarga yang menemaniku untuk berjuang, aku akan terus berusaha semaksimal mungkin supaya bisa mencapai kebahagiaan.

Bagaimana dengan pembahasan contoh konjungsi temporal/kronologis di atas, apakah kamu sudah mengerti apa yang sudah disampaikan? Semoga pada mengerti semua ya, karena kita cukupkan dulu pembahasan kita sampai disini dan sampai bertemu di pembahasan mengenai seputaran pedidikan lainnya ya.

Recommended Posts