Menjaga STNK dan BPKB hilang diterjang banjir – Hujan deras yang mengguyur Jabodetabek di awal tahun 2020 membuat beberapa wilayah tergenang banjir dengan ketinggian bervariasi. Banyak daerah yang tergenang air sedalam mata kaki, namun tidak sedikit pula yang harus mengungsi karena banjir telah merendam rumah mereka.

Dampaknya, banjir tidak hanya membuat kami harus mengungsi, tetapi juga harus merelakan sejumlah barang berharga seperti barang elektronik, kendaraan, dan dokumen penting seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB). . Tapi jangan khawatir, bagaimana cara merawatnya STNK dan BPKB hilang diterjang banjir sebenarnya tidak sulit.

Menjaga STNK dan BPKB hilang diterjang banjir

STNK dan BPKB yang hilang atau rusak akibat banjir tentu menambah penderitaan yang dialami. Meski begitu, bagi Anda yang STNK dan BPKB kendaraannya rusak atau hilang akibat banjir, tidak perlu khawatir. Pasalnya, Ditlantas Polda Metro Jaya telah membuka Pos Pelayanan STNK dan BPKB Bencana Banjir.

Pertanyaannya, bagaimana cara mengelolanya? Santai. Berdasarkan unggahan di akun Instagram resmi @divisihumaspolri, ada beberapa syarat dan ketentuan penanganan STNK dan BPKB terdampak banjir. Berikut panduan pengelolaan STNK dan BPKB terdampak banjir:

1. Jaga STNK Terendam

STNK dan BPKB hilang diterjang banjir

Sebagai dokumen penting bagi pemilik kendaraan, sepeda motor dan mobil, STNK harus dijaga dalam kondisi baik. Dokumen yang menjadi bukti kepemilikan kendaraan ini tidak dapat dirusak atau bahkan hilang. Namun, bencana seperti banjir bisa datang kapan saja.

Nah, jika STNK Anda hilang atau rusak akibat banjir, ada beberapa syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi untuk merawatnya. Beberapa dokumen yang harus disiapkan adalah BPKB, KTP, dan surat keterangan kehilangan dari Polsek atau Polres.

STNK rusak:

melampirkan dokumen STNK yang rusak

BPKB Kendaraan

KTP asli dan fotokopi pemilik kendaraan

STNK hilang:

laporan kehilangan yang dikeluarkan oleh Polsek atau Polres terdekat

melampirkan surat keterangan hilang dari Polsek atau Polres

KTP asli dan fotokopi pemilik kendaraan

fotokopi STNK yang hilang beserta BPKB aslinya

2. Memelihara BPKB yang hilang atau rusak akibat banjir

STNK dan BPKB hilang diterjang banjir
STNK dan BPKB hilang diterjang banjir

Sama seperti STNK, BPKB juga merupakan dokumen penting kendaraan yang harus dirawat dengan baik. Namun berbeda dengan STNK, karena ukurannya yang lebih besar, BPKB dilarang keras di rumah karena alasan keamanan.

Akibatnya, saat banjir melanda, BPKB kerap menjadi salah satu korban. Sama seperti STNK, jika BPKB rusak atau hilang akibat banjir, diperlukan beberapa dokumen pendukung untuk mengurusnya. Bagaimana caranya?

BPKB Rusak:

mengisi formulir aplikasi

Siapkan KTP asli dan fotokopi pemilik kendaraan

surat kuasa bermeterai bagi yang diwakili oleh orang lain

BPKB yang rusak masih ada

pemeriksaan fisik kendaraan

STNK asli dan fotocopy

BPKB Menghilang:

mengisi formulir aplikasi

KTP asli dan fotokopi pemilik kendaraan

surat kuasa bermeterai bagi yang diwakili oleh orang lain

surat keterangan hilang dari unit residen tempat BPKB diterbitkan

surat pernyataan pemilik BPKB yang hilang tidak berkaitan dengan perkara pidana dan/atau perdata di atas kertas bermeterai

STNK asli dan fotocopy

bukti penyiaran di media cetak 3 (tiga) kali berturut-turut dengan selang waktu masing-masing 1 (satu) minggu di media cetak yang berbeda

cek fisik kendaraan (wajib dilampirkan)

3. Berapa biaya pengurusan STNK dan BPKB Terdampak Banjir?

STNK dan BPKB hilang diterjang banjir
STNK dan BPKB hilang diterjang banjir

Perlu Anda ketahui bahwa untuk mengurus STNK dan BPKB yang terkena banjir, Anda harus menyiapkan sejumlah uang sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). ).

Dalam aturan tersebut, pemilik sepeda motor dan kendaraan roda tiga yang ingin menerbitkan kembali STNK dikenakan biaya sebesar Rp. 100.000. Sedangkan untuk kendaraan roda empat biaya yang perlu dikeluarkan adalah Rp 200.000. Lalu, bagaimana dengan biaya penerbitan BPKB? Untuk sepeda motor dikenakan biaya Rp 225 ribu dan BPKB mobil Rp 375 ribu.

Itulah syarat dan ketentuan pengurusan STNK dan BPKB kena banjir yang wajib Anda lakukan. Untuk memudahkan semua aktivitas Anda, Anda harus merawatnya STNK dan BPKB hilang diterjang banjir secepatnya agar kendaraan kamu bisa digunakan kembali ya.

Baca juga artikel terkait otomotif atau artikel menarik lainnya di AutoMagz.

Recommended Posts