Metode klaim asuransi mobil banjir – Awal tahun 2020, hujan deras yang terus mengguyur Jabodetabek selama beberapa hari menyebabkan banjir di berbagai titik. Tingginya bervariasi. Ada yang hanya sebatas mata kaki, namun tak sedikit pula rumah dan kendaraan kesayangannya terendam banjir.

Hal ini tentu akan membuat kita pusing. Pasalnya, mobil yang terendam banjir berpotensi mogok atau mesin mati total. Belum lagi biaya servis mobil yang cukup mahal akan menambah beban pikiran kita. Mau jualan, tapi gak ada yang mau. Ingin dipakai untuk sehari-hari, tapi tidak punya cukup uang untuk membawanya ke bengkel biasa. Namun klaim asuransi mobil banjir dapat memecahkan masalah ini.

Klaim asuransi mobil banjir

Meskipun hal ini tidak akan terlalu menjadi masalah jika Anda memiliki asuransi mobil. Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum Anda mengklaim asuransi mobil bekas banjir. Apa pun? Berikut cara klaim asuransi mobil banjir yang perlu Anda perhatikan.

1. Perhatikan Hal Ini Sebelum Mengklaim Asuransi Mobil Banjir

Klaim asuransi mobil banjir

Sebelum membahas cara klaim asuransi mobil banjir, ada beberapa hal mendasar yang perlu Anda ketahui. Apa pun? Berikut penjelasannya:

Hal pertama yang harus Anda lakukan untuk mengklaim asuransi mobil bekas banjir adalah dengan membaca kembali isi polis asuransi mobil Anda. Salah satu poin yang harus mendapat perhatian khusus adalah tentang jaminan kerusakan mobil akibat banjir. Biasanya di sini titik ini akan disebut atau ditulis dengan ‘perluasan’. Pasalnya, tidak semua asuransi mobil yang dipilih menanggung perluasan akibat bencana banjir.

Nah, jika ternyata polis asuransi kendaraan Anda tidak menanggung perluasan akibat bencana banjir, segera hubungi pihak asuransi untuk meminta penambahan poin-poin tersebut.

Jangan berhenti di situ. Jika ingin menambah poin perluasan pada polis asuransi, maka akan ada biaya tambahan yang harus dibayarkan. Biasanya sekitar 0,3 persen dari uang pertanggungan.

Bagi Anda yang kendaraannya sudah dilindungi asuransi yang menjamin kerusakan akibat banjir, Anda tidak akan bisa menerobos genangan air secara tidak sengaja. Pasalnya, klaim asuransi kendaraan bisa dibatalkan jika penanggung menemukan unsur kesengajaan, seperti Anda nekad menerobos banjir.

Tidak hanya itu. Jika mobil Anda terendam banjir saat sedang diparkir di rumah, pastikan untuk tidak menyalakan atau menyalakan mesin karena alasan apapun. Hal ini karena berpotensi merusak listrik yang masih basah akibat terendam banjir. Akibatnya, asuransi tidak akan menanggung kerusakan.

2. Cara Klaim Asuransi Mobil Banjir

Klaim asuransi mobil banjir
Klaim asuransi mobil banjir

Nah, bagi Anda yang mobilnya menjadi korban banjir beberapa waktu lalu, berikut cara klaim asuransi mobil banjir yang perlu Anda ketahui. Berikut langkah-langkahnya:

Dokumentasikan kondisi mobil jika mobil Anda terendam banjir, jangan lupa dokumentasikan melalui foto atau beberapa klip video. Hal ini sangat penting untuk Anda lakukan karena untuk klaim asuransi mobil banjirada beberapa syarat yang harus dipenuhi, salah satunya adalah dokumentasi.

Ambil foto dan video sebanyak mungkin. Selain itu, jangan lupa untuk mendokumentasikan kondisi lingkungan rumah Anda untuk memastikan kondisi genangan air yang tinggi.

Hubungi call center Langkah kedua adalah menghubungi call center atau kantor perwakilan asuransi. Informasikan dengan jelas kejadian, posisi kendaraan, dan kondisi genangan banjir yang merendam mobil Anda.

Nantinya operator akan memberikan arahan untuk menghubungi bengkel rekanan terdekat agar mobil Anda dapat diderek atau segera ditangani oleh mekanik handal. Selain itu, jangan lupa untuk memutus aliran listrik di dalam mobil termasuk aki. Hal ini bertujuan untuk menghindari resiko buruk seperti korsleting listrik.

Persiapkan dokumen pendukung jika memungkinkan, segera siapkan dokumen-dokumen yang diperlukan, seperti nomor polis asuransi atau Anda bisa menuliskannya. Karena saat memproses klaim, Anda harus menyebutkan nomor polis asuransi mobil Anda.

Selain itu perlu diketahui bahwa proses pelaporan klaim harus sudah dilakukan maksimal 72 jam setelah kejadian. Namun aturan ini bersifat fleksibel dan bergantung pada kebijakan perusahaan asuransi. Pastikan Anda tidak menunda pengajuan klaim asuransi agar mekanik dapat memperbaiki kerusakan akibat banjir secepatnya.

Itulah beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang caranya klaim asuransi mobil banjir Apa yang perlu Anda ketahui.

Baca juga artikel terkait otomotif atau artikel menarik lainnya di AutoMagz.

Recommended Posts