Ban mobil kempes tak hanya disebabkan oleh kebocoran. Ada berbagai hal lain yang bisa memicu terjadinya peristiwa itu.

Agar bisa bekerja dengan performa maksimal, ban harus mendapatkan tekanan angin sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Namun, ada kalanya tekanan angin berada cukup jauh di bawah standar atau kempes.

Ban kempes sendiri, menurut keterangan resmi Lifepal baru-baru ini, dapat menyebabkan beberapa kerugian. Di antaranya membuat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) lebih boros serta memicu kerusakan pada komponen-komponen lain.

Kebanyakan ban kempes dipicu oleh adanya kebocoran. Tapi, tahukah Anda kalau itu bukanlah penyebab satu-satunya.

“Untuk mencegah risiko yang fatal, jangan lupa untuk selalu membawa ban mobil cadangan kemanapun kamu pergi. Untuk berjaga-jaga sebaiknya kamu juga selalu mengecek kondisi ban mobil sebelum memulai perjalanan, terutama saat hendak berpergian jauh,” kata Co-Founder Lifepal Benny Farajai.

Empat Penyebab Ban Mobil Kempes

Ada setidaknya empat penyebab ban mobil kempes. Berikut paparannya:

Bocor Halus

Bocor halus pada prinsipnya sama dengan bocor biasa. Namun, pada bocor halus, angin keluar dari ban dengan jauh lebih perlahan sehingga kadang tak terdeteksi di awal.

Penyebabnya antara lain ialah kerikil atau serpihan kaca kecil yang menusuk bagian ban, misalnya ketika melewati permukaan jalan buruk. Oleh karena itu, sebaiknya segera memeriksa secara rinci kondisi ban setelah melewatinya.

Mobil Lama Terparkir Saat Udara Dingin

Memarkir mobil di luar ruangan dalam waktu cukup lama memang kurang direkomendasikan, dalam kondisi cuaca apa pun. Ketika udara dingin, tekanan ban lama-kelamaan dapat menurun.

Material karet pun dapat mengerut akibat suhu rendah. Kalau itu terjadi, ruang kosong antara ban dengan pelek terbentuk, sehingga udara bisa menyusup keluar.

Pentil Ban Rusak

Pentil ban merupakan komponen yang menjadi media keluar-masuknya angin secara ‘resmi’. Tak heran, komponen ini mesti berada dalam kondisi baik, sehingga tersegel rapat.

Kerusakan pentil ban dapat memicu munculnya celah, sehingga angin dapat keluar. Penyebab umum kerusakannya sendiri antara lain adalah korosi atau karat.

Pelek Rusak atau Peyang

Celah antara ban dengan pelek bukan cuma bisa terjadi akibat karet roda mengerut. Pelek rusak atau peyang bisa pula menyebabkan hal tersebut,.

Pelek yang rusak mengakibatkan dudukan ban tidak lagi menempel rapat, sehingga angin tidak tersegel dengan baik di dalam roda.

“Masalah ban bocor saat kamu sedang berkendara di jalan tentu jadi hal yang sangat menjengkelkan dan juga membahayakan. Namun, hal tersebut akan mudah tertangani jika kamu memiliki asuransi mobil, kamu dapat langsung menghubungi asuransi mobil untuk mendapatkan bantuan towing maupun klaim.” Tutup Benny.

Recommended Posts