Aki mobil atau motor bisa terbakar serta meledak karena beberapa penyebab. Dengan mengetahui berbagai pemicunya, hal tersebut dapat dihindari.

Aki, menurut keterangan resmi Astra Otoparts beberapa waktu lalu, adalah salah satu komponen kelistrikan dari kendaraan. Reaksi kimia yang terjadi di dalamnya tidak hanya menghasilkan energi, tapi juga gas hidrogen yang mudah terbakar ketika berada di dekat titik api.

Demi menghindari aki terbakar atau meledak, pengguna kendaraan perlu terlebih dahulu memahami di mana saja titik api berpotensi muncul.

“Yang penting, kita perlu mengetahui terlebih dulu di mana saja kemungkinan titik api berada dalam komponen aki maupun kemungkinan titik api lainnya pada area mesin, sehingga kita bisa antisipasi pencegahannya,” ujar Quality Assurance Department Head Astra Otoparts Akhmad Sandhipatria.

Empat Penyebab Aki Meledak

Penyebab aki terbakar dan meledak bisa dibagi menjadi empat. Berikut paparannya, menurut Technical Support Department Head PT. GS Battery Atmahadi Widodo dalam pernyataan pers:

Sentuhan Antar Pelat

Penyebab pertama ialah sentuhan antar pelat. Ini bisa saja terjadi kalau masa pakai aki sudah terlampau lama.

Pasalnya, seiring bertambahnya usia aki, larutan asam di dalamnya juga semakin tereduksi. Alhasil, pelat tidak lagi terendam sehingga akhirnya melengkung.

Padahal, ketika kendaraan di-starter, ada ‘tuntutan’ energi listrik dalam jumlah besar terhadap aki untuk menggerakkan motor starter. Saat itu terjadi, pelat-pelat yang kadung melengkung dapat menjadi lentur lalu saling bersentuhan, kemudian menimbulkan percikan api.

Penyumbatan pada Lubang Vent Plug Battery

Lubang vent plug battery yang tersumbat juga bisa menjadi penyebab lainnya.

Lubang ini sendiri berfungsi sebagai safety valve ketika tekanan di dalam aki meningkat akibat terbentuknya uap air atau gas hidrogen-oksigen akibat proses hidrolisis air saat proses pengecasan terjadi.

Salah satu cara mencegah terjadinya penyumbatan adalah menjaga kebersihan vent plug.

Kutub-Kutub Aki dan Kabel yang Kotor

Kutub-kutub aki serta kabel yang kotor juga memperbesar peluang aki terbakar dan meledak. Soalnya, kotoran-kotoran tersebut mampu menghambat aliran arus listrik dan menimbulkan loncatan bunga api.

Agar ini tidak terjadi, biasakan mengecek serta membersihkan aki secara rutin.

Cara Jumper Aki yang Kurang Tepat

Cara jumper (mengisi ulang) aki yang kurang tepat juga berisiko membuat aki meledak. Metode yang keliru tapi umum dilakukan adalah memasang kabel jumper ke aki yang bagus terlebih dahulu, kemudian menyambungkan ke aki yang lemah.

Padahal, hal itu dapat mencetuskan percikan api.

Cara yang benar adalah memasang kabel jumper pada aki lemah dulu, sebelum disambungkan ke aki yang bagus.

Demi menghindari terjadinya keempat poin di atas, cermati usia maupun kinerja aki. Sisihkan pula waktu serta perhatian lebih untuk membersihkan kutub-kutub aki, mengecek kebocoran elektrolit, korosi konektor, keretakan tutup atau kotak aki, maupun kerenggangan pada komponen aki.

Recommended Posts