Di masa lampau, Indonesia memiliki banyak kerajaan yang memegang peran penting dalam perkembangan sejarah tanah air. Sebagian besar kerajaan tertua di Indonesia dipengaruhi oleh ajaran agama Hindu dan Buddha. Semuanya memiliki sejarah masing-masing dan punya peninggalan yang berbeda.

Bicara soal sejarah di tanah air memang begitu panjang. Indonesia telah mengalami berbagai era sampai akhirnya masyarakat sampai di masa sekarang. Termasuk era kerajaan-kerajaan bersejarah di masa lampau.

Sebenarnya semua nama kerajaan masa lalu di Indonesia bisa dengan mudah dijumpai di buku-buku sejarah. Berikut adalah 9 kerajaan tertua di Indonesia yang penting sekali untuk dikenali:

1. Kerajaan Kutai

Pertama kerajaan tertua di Indonesia ada Kerajaan Kutai yang disebut sebagai kerajaan tertua di tanah air. Menurut sejarah, kerajaan ini berdiri di abad ke-5 Masehi. Lokasi kerajaannya berada di tepian Sungai Mahakam, yaitu di wilayah provinsi Kalimantan Timur.

Di Kerajaan ini, masyarakat dibagi menjadi dua golongan. Golongan tersebut terdiri dari Brahmana dan Ksatria. Sementara itu dari segi agama, masyarakat di kerajaan ini lebih cenderung dipengaruhi oleh ajaran agama Hindu.

Ada banyak bukti yang memperlihatkan bahwa masyarakat Kutai beragama Hindu. Salah satunya adalah aksi Raja Mulawarman bersama para Brahmana membangun sebuah tempat ibadah khusus bagi umat Hindu.

Kerajaan ini memiliki peninggalan berupa 7 batu tertulis atau Yupa. Yupa ini ditulis memakai bahasa sansekerta dan setiap kalimatnya memakai huruf pallawa.

2. Tarumanegara

Selanjutnya kerajaan kerajaan tertua di Indonesia ialah Tarumanegara yang berlokasi di daerah Bogor, Jawa Barat. Kerajaan ini mayoritas beroperasi di bawah pengaruh kebudayaan agama Hindu India. Meskipun lokasinya di Bogor namun kerajaan ini punya area kekuasaan meliputi Jakarta, Bogor, dan Cirebon.

Tarumanegara diketahui mulai berkembang di tahun 400-600 Masehi. Kerajaan ini memberi peninggalan berupa prasasti yang tersebar di banyak kabupaten di wilayah Bogor.

3. Kerajaan Ho-Ling

Lanjut ke kerajaan tertua di Indonesia berikutnya yaitu kerajaan Ho-Ling atau Kalingga. Kerayaan ini berlokasi di wilayah Jawa Tengah. Keberadaan kerajaan Ho-Ling telah ditunjukkan dengan berbagai bukti akurat.

Salah satu bukti yang menunjukkan hahwa Ho-Ling memang ada sebagai sebuah kerajaan adalah adanya utusan dari Cina.  Pada tahun 647 dan 666 Masehi, ada utusan Cina yang datang ke lokasi kerajaan.

Kedatangan utusan Cina ini didukung oleh kesaksian dari seorang pendeta Budha bernama I Tsing. Sang pendeta menyebutkan bahwa Hwining, utusan dari Cina pernah datang ke Ho-Ling.

Salah satu hal menarik dari kerajaan ini adalah raja yang memimpin rakyatnya. Raja tersebut adalah Ratu Sima yang merupakan seorang wanita. Ratu Sima dikenal sebagai seorang pemimpin yang sangat bijaksana dan selalu berlaku adil kepada rakyat.

4. Pemerintah Melayu

Berikutnya ada Pemerintah Melayu yang menjadi satu dari nama-nama kerajaan tertua di Indonesia. Pemerintahan Melayu ini ditemukan di daerah Jambi, yaitu di sepanjang Sungai Batanghari.

Namun sejarah lain mengatakan bahwa kerajaan ini berlokasi di Semenanjung Malaysia. Kisah mengenai sejarah ini tertulis di kitab Pararaton dan Negarakertagama pada abad ke-13.

Lewat kitab tersebut dikisahkan bahwa Raja Singasari datang ke Melayu. Tujuan dari perjalanan tersebut adalah untuk menghalau Kerajaan Mongol yang dipimpin Raja Kubilai Khan. Kerajaan Mongol pada saat itu ingin menguasai wilayah Asia Tenggara.

Raja Singasari dan pemerintahan Kerajaan Melayu bekerja sama agar niat Kerajaan Mongol urung diwujudkan. Pada akhirnya Kerajaan Mongol gagal menguasai Asia Tenggara. Sang Raja Singhasari pun memberi hadiah Archa Buddha kepada Kerajaan Melayu.

5. Sriwijaya

Kerajaan Sriwijaya juga masuk ke dalam deretan nama kerajaan tertua di Indonesia. Sriwijaya mulai didirikan pada abad ke-7 dan 15. Pada saat itu Sriwijaya dikenal sebagai kerajaan yang menguasai kegiatan dagang di wilayah Laut Cina Selatan serta Selat Malaka.

Sriwijaya berkembang pesat setelah dipimpin oleh Raja Balaputradewa. Pemerintah juga ikut memperluas wilayah Sriwijaya menjadi sebuah jalur perdagangan. Tidak hanya itu, pemerintahan kerajaan ini juga menjalin hubungan diplomatik dengan India dan Cina.

Selain perdagangannya berkembang pesat, Sriwijaya juga mengembangkan bidang pendidikan dengan sangat baik. Bahkan kerajaan ini dikenal sebagai pusat pendidikan khususnya pendidikan agama Buddha di Asia Tenggara.

6. Mataram Kuno

Kerajaan Mataram Kuno mulai berdiri pada abad ke-8 sampai 11 Masehi. Sebagai salah satu kerajaan tertua di Indonesia, Mataram Kuno juga menyimpan begitu banyak sejarah. Kerajaan ini diketahui berdiri di wilayah Jawa Tengah namun kemudian pindah ke Jawa Timur.

Mataram Kuno sempat dipimpin oleh 2 dinasti yaitu dinasti Wangsa Sanjaya kemudian ada dinasti Wangsa Syailendra. Wangsa Sanjaya itu sendiri mengusung corak agama Hindu. Sementara itu Wangsa Syailendra memiliki corak agama Budha.

Dalam 2 dinasti tersebut, Mataram Kuno berhasil menguasai beberapa wilayah di Jawa Tengah. Pada dinasti Wangsa Sanjaya, Mataram Kuno menguasai Jawa Tengah bagian utara. Sementara itu di masa dinasti Wangsa Syailendra, kerajaan kuno menguasai Jawa Tengah bagian selatan.

7. Kerajaan Kediri

Kemudian ada Kerajaan Kediri yang ditemukan di daerah Kediri. Kerajaan tertua di Indonesia ini punya banyak peninggalan prasasti bersejarah. Mulai dari Sirah Keting, Jaring, Hantang, Kamulan, dan Padlegan.

Menurut sejarah, Kerajaan Kediri ini tidak hanya dipimpin oleh satu raja tapi ada beberapa raja yang pernah naik tahta. Ada Jayawara, Jayabaya, Sarweswara, Aryaswara, Ganara, Kameswara, dan Kertajaya.

Dari sekian nama raja yang pernah memerintah Kerajaan Kediri, nama Jayabaya yang paling populer. Raja Jayabaya ini populer karena berhasil menyatukan Kerajaan Kediri dan Kerajaan Jenggala.

8. Wangsa Isyana

Masuk ke kerajaan berikutnya yaitu Wangsa Isyana. Kerajaan tertua di Indonesia ini berdiri sekitar tahun 929 Masehi. Pada saat itu kerajaan ini dipimpin oleh Mpu Sindok dan berlokasi di Jawa Timur.

Kerajaan ini meninggalkan banyak sejarah. Ada banyak bukti yang menunjukkan bahwa kerajaan ini memang pernah ada di masa lampau. Salah satunya adalah beberapa prasasti yang memuat ahli waris kerajaan.

Dari beberapa jenis prasasti yang ditinggalkan oleh Wangsa Isyana, pucangan menjadi prasasti yang paling populer. Prasasti pucangan ini digunakan sebagai bukti terkuat adanya Kerajaan Wangsa Isyana.

9. Majapahit

Kerajaan Majapahit ialah salah satu lokasi kerajaan Hindu paling tua di Indonesia. Kerajaan ini sangat terkenal dan mulai berdiri pada tahun 1292 M. Kekuatan dari kerajaan ini begitu besar bahkan bisa bertahan sampai 193 tahun.

Salah satu kejadian bersejarah dari kerajaan ini adalah pada tahun 1331 M dimana Gajah Mada berhasil melumpuhkan pemberontakan Sadeng. Berkat pencapaian tersebut Gajah Mada lalu dipilih sebagai Patih Mangkubumi Majapahit.

Pada waktu Gajah Mada dilantik, dirinya berjanji akan menyatukan Nusantara. Janji ini kemudian dikenal sebagai Sumpah Palapa. Majapahit kemudian mencapai masa kejayaannya pada masa kepemimpinan Gajah Mada dan Hayam Wuruk.

Semua kerajaan tertua di Indonesia ini telah meninggalkan begitu banyak sejarah. Banyak perjuangan yang telah dilakukan pada masa-masa kerajaan tersebut. Semua kisah perjuangan tersebut bisa dibaca di buku pelajaran pendidikan sejarah atau sejarah peminatan yang ada di dan sumber-sumber terpercaya lainnya.

Recommended Posts