Kesalahan mobil manual Bukan karena pengemudi yang memilih mobil bertransmisi ini tidak pernah melakukannya. Pengemudi yang memilih mobil manual sebagai kendaraan kesehariannya pada umumnya dianggap lebih baik dalam berkendara daripada mobil matic.

Padahal belum tentu demikian, namun masih banyak kebiasaan negatif yang sering dilakukan sebagian pengguna kendaraan tiga pedal ini. Beberapa di antaranya bahkan dianggap sepele, padahal sebenarnya berpotensi berbahaya.

Kesalahan mobil manual

Setidaknya ada tujuh kesalahan yang sering dilakukan oleh pengemudi manual. Memang tidak sampai menyebabkan kecelakaan, tapi bisa jadi penyebab beberapa komponen mobil cepat rusak, hingga boros bahan bakar. Jadi, apapun kesalahan mobil manual apa yang sering kamu lakukan?

1. Kaki selalu menginjak pedal kopling

Kesalahan mobil manual. (Pixabay)

Pertama, kaki selalu standby di pedal kopling. Meski dianggap mencuat begitu saja, hal ini bisa menyebabkan kopling cepat aus.

Jadi Anda harus mengistirahatkan kaki Anda dari pedal kopling, saat mobil kembali melaju.

2. Jarang dalam posisi netral

Kesalahan mobil manual
Kesalahan mobil manual. (Pixabay)

Kedua, transmisi tidak dalam keadaan netral, dan kaki masih menginjak kopling saat lampu merah. Karena dengan memegang kopling terlalu lama bisa membuat otot pegal.

Sarannya tentu saja gunakan rem tangan saat berhenti. Begitu juga saat berhenti di tanjakan, hindari teknik setengah kopling pada mobil manual.

3. Langsung tancap gas saat pertama kali berkendara

Kesalahan mobil manual
Kesalahan mobil manual. (Shutterstock)

Ketiga, tancap gas saat kendaraan akan mulai berjalan. Sebenarnya cukup main kopling saja, apalagi di jalan datar, mobil bisa jalan, tinggal tambah gas sedikit. Kekurangannya mobil bensin bisa lebih boros.

4. Jarang digunakan rem mesin

Kesalahan mobil manual
Kesalahan mobil manual. (Shutterstock)

Keempat, manfaatkan teknik rem mesin dan tidak hanya mengandalkan fungsi rem. Dengan menggunakan mesin remmaka beban rem berkurang, sehingga dapat memperpanjang umur pakai rem dan konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros.

Melakukan kesalahan mobil manual yang satu ini berarti malah menyia-nyiakan salah satu kelebihan yang dimiliki oleh mobil manual.

5. Hampir selalu setengah kopling saat mengganti transmisi

Kesalahan mobil manual
Kesalahan mobil manual. (Pexel)

Kelima, jangan menginjak pedal kopling secara penuh saat perpindahan gigi, yang dapat menyebabkan kopling anjing cepat rusak.

Ingat, pada dasarnya kopling digunakan untuk menentukan putaran roda serta putaran mesin yang kemudian saling berhubungan.

Lebih dari itu, pada mobil manual kopling juga digunakan untuk membantu pergantian posisi persneling, sehingga Anda dapat menaikkan atau menurunkannya dengan lebih mudah tanpa harus merusak persneling pada setiap transmisi.

6. Malas mengoperasikan transmisi

Kesalahan mobil manual
Kesalahan mobil manual. (Shutterstock)

Keenam, tidak mengatur kecepatan sesuai dengan persneling, hal ini dapat menyebabkan boros dan mobil kehilangan tenaga, atau hanya menggunakan persneling tinggi dengan kecepatan rendah atau malas mengubah posisi persneling transmisi.

7. Mengganti transmisi tunggu putaran tinggi

Kesalahan mobil manual
Kesalahan mobil manual. (Pixabay)

Ketujuh, mengganti gigi transmisi pada putaran mesin tinggi (di atas 2.500 rpm). Perilaku ini dapat menyebabkan bahan bakar menjadi boros.

Dan, jangan lupa atur posisi duduk Anda agar lebih nyaman, hal ini bisa Anda dapatkan dengan mengatur bagian kursi yang ingin digunakan.

Dengan demikian, saat berkendara akan terasa lebih nyaman. Pasalnya, posisi duduk bisa memengaruhi fungsi kaki saat menginjak rem, gas, dan kopling.

Jadi, jangan sampai semuanya kesalahan mobil manual itu menjadi kebiasaanmu, ya!

Baca juga artikel terkait otomotif atau artikel menarik lainnya dari AutoMagz.

Recommended Posts