Selain smartphone, laptop juga menjadi perangkat yang sangat diperlukan untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Meski memiliki spesifikasi yang tinggi, tidak ada jaminan laptop akan selalu berjalan lancar dan cepat. Untuk mengatasinya, Anda perlu mengetahui cara mengatasi laptop yang lemot untuk meningkatkan kinerjanya.

Jika laptop Anda berjalan lambat, jangan buru-buru menggantinya dengan yang baru. Masalah ini normal. Seiring bertambahnya usia laptop, kinerjanya juga menurun karena sering digunakan.

Jika ingin tahu apa saja penyebab laptop menjadi lemot dan bagaimana cara mengatasinya? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Penyebab laptop lemot

Penyebab laptop lemot

Apapun merek laptop yang Anda miliki, ketika sudah tua performanya juga akan menurun. Namun ada juga kasus dimana laptop baru performanya lambat, padahal spesifikasi yang disematkan di dalamnya cukup tinggi. Ada beberapa hal yang menyebabkan masalah ini. Di bawah:

Kapasitas disk penuh

Sekalipun laptop Anda memiliki banyak ruang penyimpanan, jika terlalu banyak file yang tersimpan di dalamnya, hard drive akan menjadi penuh. Kalau sudah begini, kinerja laptop akan semakin lambat.

Kami menyarankan Anda untuk mengurutkan file untuk menambah ruang disk kosong. Tidak ada salahnya membackup file-file penting dengan cara menyimpannya di harddisk eksternal. Dengan begitu, kerja laptop menjadi lebih mudah dan tidak lemot.

Terlalu banyak aplikasi di background laptop

Kesalahan ini biasa dilakukan oleh para pengguna laptop. Memasang terlalu banyak aplikasi dan meletakkan pintasan di latar belakang justru memperlambat proses startup. Apalagi jika Anda menjalankan beberapa aplikasi sekaligus, kecepatan laptop akan turun drastis.

Hindari menginstal terlalu banyak aplikasi yang tidak perlu, terutama yang berhubungan dengan hiburan seperti B. Aplikasi game. Saat ingin menginstal aplikasi, lihat dulu kapasitas hardisk yang dimiliki agar performa laptop tidak menurun.

Usia disk terlalu tua

Cara mengatasi laptop lemot yang langsung terasa hasilnya adalah dengan mengganti hardisk. Proses baca dan tulis yang lama pada hard disk dapat menyebabkan perangkat bekerja lebih lambat. Hal ini juga berpengaruh pada penurunan performa laptop.

Jika harddisk sudah terlalu tua dan sudah lebih dari 5 tahun sebaiknya diganti agar laptop tidak rusak. Dengan kesehatan harddisk yang baru, masalah laptop yang lemot bisa langsung teratasi.

Cara Mengatasi Laptop Lemot Tanpa Ada Masalah

Selain faktor usia, penggunaan laptop yang berlebihan juga bisa menjadi penyebab turunnya performa perangkat. Saat melambat, membuka program atau aplikasi apa pun di laptop menjadi lambat dan memakan banyak waktu.

Ada beberapa cara mengatasi laptop lemot yang bisa Anda coba untuk meningkatkan kinerja perangkat. Di antara yang lain:

1. Gunakan antivirus

Menggunakan antivirus

Serangan virus atau malware juga bisa menjadi penyebab utama laptop lemot. Karena itu, Anda perlu menginstal program antivirus di laptop Anda. Ada banyak jenis program antivirus yang bisa Anda dapatkan secara gratis. Langkah-langkah menginstal program antivirus di laptop adalah sebagai berikut.

  • Buka browser dan ketikkan nama antivirus di kotak pencarian
  • Download antivirus agar bisa disimpan di laptop
  • Setelah pengunduhan selesai, segera jalankan penginstalan untuk mengaktifkan program antivirus

Sekalipun Anda memiliki program antivirus yang terpasang di laptop Anda, bukan berarti dapat terbebas dari serangan virus dan malware. Anda harus selalu memperbarui program antivirus Anda. Caranya sangat sederhana, tinggal pilih menu “Update” di aplikasi antivirus.

2. Tingkatkan kapasitas RAM

Tingkatkan kapasitas RAM

Laptop lemot juga bisa disebabkan oleh kapasitas RAM yang rendah. Rata-rata RAM bawaan laptop tidak berkapasitas besar. Untuk meningkatkan performa laptop hingga maksimal, salah satu caranya adalah dengan menambah RAM.

Pilih jenis RAM sesuai spesifikasi laptop dari DDR3 hingga DDR4. Selain itu, laptop juga memiliki batasan maksimal penggunaan RAM. Jadi jika laptop hanya bisa mengenali RAM 16GB, sebaiknya jangan menambah kapasitas RAM yang lebih besar.

Jika RAM yang Anda pasang tidak dikenali, itu tidak akan mempengaruhi kerja laptop. Bahkan akan menimbulkan masalah baru seperti korsleting dan kerusakan spesifikasi lainnya.

3. Menggunakan bantalan pendingin

Penggunaan bantalan pendingin

Salah satu hal yang sering membuat laptop lemot adalah kondisinya yang cukup panas akibat penggunaan yang berlebihan. Oleh karena itu, Anda perlu mencari cara untuk mengatasi laptop yang lemot, yaitu dengan memasang cooling pad atau kipas tambahan.

Pendinginan dapat menurunkan suhu laptop agar tidak terlalu panas. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan vacuum cooler untuk mengeluarkan udara panas dari laptop. Hal ini membuat laptop dapat bekerja lebih maksimal.

4. Install aplikasi Laptop Performance Booster

Install aplikasi Laptop Performance Booster

Masalah laptop lemot bisa diatasi tidak hanya dengan mengubah spesifikasinya saja, tetapi Anda juga bisa menginstal aplikasi yang dirancang untuk meningkatkan performa kerja laptop. Salah satu yang sangat direkomendasikan adalah CCleaner. Untuk menginstal aplikasi ini di laptop:

  • Buka browser di mesin pencari dan masukkan kata kunci CCleaner
  • Unduh aplikasi Ccleaner. Jenis aplikasi ini ringan, sehingga tidak memakan banyak ruang disk
  • Setelah pengunduhan selesai, Anda dapat melanjutkan penginstalan
  • Jika aplikasi sudah terinstall di laptop, tinggal klik menu “Cleaner”.

5. Uninstall aplikasi yang tidak terpakai

Uninstall aplikasi yang tidak terpakai

Ada banyak ciri yang menandakan laptop kelebihan beban. Salah satunya adalah proses booting yang agak lama. Ketika hal ini terjadi, sebaiknya segera lakukan cara mengatasi laptop lemot dengan benar dan cepat.

Solusi yang dapat Anda lakukan adalah menghapus aplikasi yang tidak terpakai. Misalnya menguninstall aplikasi yang jarang digunakan dan menghapus beberapa program yang tidak sengaja terinstall saat browsing.

Meski cara ini memakan waktu lama, namun hasilnya langsung terlihat. Keadaan hard disk menjadi lebih kosong, yang juga mempengaruhi optimalisasi kinerja perangkat.

6. Penggunaan pelumas termal untuk prosesor

Penggunaan pasta termal untuk prosesor

Prosesor berpengaruh besar dalam memaksimalkan kerja laptop. Bisa dibilang prosesor adalah otak laptop yang mengatur semua kinerja perangkat ini. Oleh karena itu suhu harus dijaga agar selalu dingin agar proses booting dapat berjalan dengan cepat.

Untuk menjaga kondisi suhu prosesor, gunakan pelumas termal. Tinggal mengoleskan pasta ke prosesor agar suhunya tetap dingin. Thermal paste banyak digunakan di pasaran dan produk ini dapat digunakan berulang kali selama disimpan dengan baik.

7. Penggunaan penyimpanan SSD

Menggunakan penyimpanan SSD

Hampir semua laptop terbaru menggunakan hard drive SSD. Keuntungan dari SSD adalah kinerjanya lebih cepat, membuatnya lebih mudah untuk boot.

Selain itu, perangkat ini membuat laptop menjadi lebih responsif sehingga performanya bisa berkali-kali lipat lebih cepat. Dibandingkan dengan hard drive HDD, SDD sebenarnya lebih mahal. Namun kualitas produk ini jauh lebih optimal dibandingkan dengan harddisk tipe lama.

Tujuh cara mengatasi laptop lemot bisa kamu terapkan agar performa laptop tidak lemot. Agar laptop awet selain digunakan dalam batas wajar, jangan lupa untuk mengganti speknya apalagi jika usianya sudah lebih dari 5 tahun.

Recommended Posts