Perawatan mobil setelah perjalanan jauh – Bukan hanya manusia yang bisa kelelahan akibat mudik, tentunya mobil juga. Apalagi menempuh perjalanan ratusan bahkan ribuan kilometer dengan berbagai kondisi jalan. Ditambah lagi mobil harus membawa beban berat, kabin penuh dengan penumpang dan barang.

Jika mobil lelah akibat perjalanan mudik, Anda harus memberikan perawatan khusus agar kembali ke kondisi prima. Melakukan Perawatan mobil setelah perjalanan jauh akan membuat mobil nyaman kembali.

Perawatan mobil setelah perjalanan jauh

Apalagi jika mobil tersebut merupakan kendaraan yang digunakan sehari-hari, perawatan harus dilakukan setelah mudik. Pasalnya, dalam perjalanan jauh mobil menghadapi berbagai kondisi di jalan, seperti panas dan hujan. Nah, berikut lima langkah merawat mobil setelah mudik yang bisa Anda lakukan;

1. Cuci lubang

Perawatan mobil setelah perjalanan jauh

Mobil yang digunakan untuk mudik biasanya melewati berbagai kondisi perjalanan, mulai dari panas, dingin, hujan, terik, aspal, lumpur, dan lain-lain. Kotoran pasti mengendap, terutama kolong mobil.

Nah, jika itu masalahnya, Anda tidak bisa melepaskannya. Setelah pulang, Anda harus segera merawat mobil dengan mencuci kolongnya. Akan lebih baik menggunakan mesin penyemprot air bertekanan tinggi (steam washing), kotoran pasti akan hilang tanpa bekas.

Kenapa harus langsung dicuci? Kotoran yang mengendap bisa menimbulkan masalah besar. Misalnya, jika ada kotoran yang menempel pada as roda, bukan tidak mungkin akan menyebabkan kerusakan pada karet penutup as roda (boot) pada mobil penggerak roda depan. Akibatnya, jika boot rusak, pelumas sambungan kopling terbuang sia-sia dan jika dibiarkan drive shaft rusak.

Kotoran ini juga menjadi sumber karat jika dibiarkan menempel di rangka mobil, apalagi jika berupa lumpur bercampur air hujan dan air laut.

2. Poles Eksterior

Perawatan mobil setelah perjalanan jauh
Perawatan mobil setelah perjalanan jauh

Cara merawat mobil setelah mudik selanjutnya dengan memoles bagian luarnya. Goresan-goresan kecil di bodi, tentu mustahil dihindari saat bepergian mudik. Baret bisa terjadi karena banyak faktor, mulai dari kontak dengan kendaraan lain, hingga tertimpa kerikil di jalan.

Jika dibiarkan, baret tentu akan mengganggu keindahan mobil. Efeknya akan terasa ketika Anda ingin menjual mobil Anda, jika Anda memiliki baret, harganya pasti akan lebih murah. Cara menghilangkan baret di body mobil. Jika keraknya ringan, Anda bisa melakukan perawatan mobil dengan menggunakan compound, wax, swirl remover, dan stretch remover yang dioleskan pada kain kering untuk melakukannya.

3. Bersihkan Interior

Perawatan mobil setelah perjalanan jauh
Perawatan mobil setelah perjalanan jauh

Saat mudik naik mobil, makan dan minum di dalam kabin tentu tidak bisa dihindari. Akibatnya interior menjadi kotor dengan remah-remah makanan dan minuman yang tumpah. Jangan sampai hal ini terjadi karena sisa makanan bisa mengundang semut dan berbagai hewan pengerat untuk masuk ke dalam mobil Anda.

Jika terjadi seperti itu, mobil Anda dalam bahaya. Tikus, misalnya, bisa melubangi jok, karpet lantai, dan lain-lain. Semut sama berbahayanya, apalagi jika bersarang di dalam mobil. Karena itu Perawatan mobil setelah perjalanan jauh mencakup interior.

Nah agar tidak mengalami masalah tersebut, Anda harus membersihkan interior mobil setelah mudik. Akan lebih baik jika Anda membersihkannya menggunakan penyedot debu untuk menjangkau kotoran yang tersembunyi. Anda juga bisa memanfaatkan jasa salon mobil untuk hasil yang maksimal.

4. Lepaskan Rak Atap dan Kotak Atap

Perawatan mobil setelah perjalanan jauh
Perawatan mobil setelah perjalanan jauh

Cara merawat mobil setelah mudik selanjutnya dengan melepas roof rack dan roof box. Pulang dengan mobil, biasanya membawa barang di atas atap menggunakan roof rack dan roof box. Hal ini dilakukan agar barang tertata rapi dan kabin tetap dapat menampung penumpang secara maksimal. Perlu diingat, jika sudah tidak digunakan sebaiknya roof rack dan roof box dilepas saat mudik selesai. Mengapa?

Roof rack dan roof box yang terus menempel pada mobil akan menimbulkan masalah seperti mobil menjadi berat dan kurang aerodinamis. Hal ini berdampak pada konsumsi bahan bakar mobil yang menjadi lebih boros. Selain itu, mobil juga tidak bisa bermanuver dengan baik saat roof rack dan roof box terpasang.

5. Layanan ke Bengkel

Perawatan mobil setelah perjalanan jauh
Perawatan mobil setelah perjalanan jauh

Terakhir, cara merawat mobil setelah mudik yang tidak kalah pentingnya adalah melakukan servis di bengkel. Kalaupun sudah diservis sebelum pulang, setelah pulang tidak ada salahnya diservis lagi. Lagipula, mudik adalah perjalanan yang berat, pasti mobil akan kelelahan setelah melakukannya.

Selain itu, servis juga mencegah timbulnya masalah mobil di kemudian hari. Mekanik harus mengecek kondisi mobil secara keseluruhan baik yang terlihat maupun yang tidak terlihat.

Nah, agar kondisi mobil tetap nyaman, jangan lupa untuk melakukannya Perawatan mobil setelah perjalanan jauh Ya.

Baca juga artikel terkait Otomotif atau postingan menarik lainnya dari AutoMagz.

Recommended Posts

Kredit Mobil Murah, Ini Syarat dan Simulasi

Avatar
camvintat
 

JAKARTA – Membeli mobil murah atau lebih dikenal dengan istilah mobil LCGC (Low Cost & Green Car) bisa dilakukan secara kredit. Ada banyak perusahaan pembiayaan (leasing) yang memberikan beragam kemudahan untuk para pelanggan agar bisa mendapatkan kredit mobil murah.  Ada beragan paket yang tersedia dan bisa disesuaikan […]