Motor melewati banjir mungkin sudah menjadi hal yang biasa di musim hujan. Karena berbagai alasan, banyak pemilik kendaraan roda dua yang terpaksa harus berani menghadapi banjir agar bisa sampai ke tempat tujuan secepatnya. Padahal sepeda motor yang terpaksa menerobos banjir berpotensi mengalami kerusakan.

Meski begitu, sepeda motor tidak dilarang menerjang banjir. Hanya saja, ada tips yang harus diikuti agar tidak terjadi kerusakan pada motor. Intinya, pengendara roda dua harus memahami batas aman sepeda motor melewati banjir.

Motor melewati banjir

Motor jenis apapun sebenarnya bisa jika harus menerobos banjir. Selain memperhatikan ketinggian air, pengemudi juga wajib menjaga putaran mesin agar air tidak masuk ke dalam mesin. Untuk lebih jelasnya simak tips berikut ini;

1. Perhatikan ketinggiannya

Motor melewati banjir. (Lipanasi 6/Helmi Fithriansyah)

Hal pertama yang harus diperhatikan saat ingin motor melewati banjir adalah memperhatikan ketinggian banjir. Jadi ada batas ketinggian air aman jika ingin memaksa motor menerobos banjir. Di atas batas aman tersebut, besar kemungkinan motor akan mengalami kerusakan jika dipaksakan untuk menabrak.

Pastikan ketinggian banjir maksimum adalah seperempat roda. Pada ketinggian air ini, sepeda motor masih aman untuk dilewati secara paksa. Pasalnya, ketinggian air di seperempat roda umumnya masih di bawah lubang knalpot.

Sementara jika ketinggian air melebihi seperempat roda, pengendara harus mengurungkan niatnya. Lebih baik putar balik untuk mencari jalur alternatif. Karena jika dipaksakan, kemungkinan motor bisa mogok di tengah banjir.

2. Jaga putaran mesin

Motor melewati banjir
Motor melewati banjir

Tips selanjutnya yang harus dilakukan saat motor melewati banjir adalah menjaga mesin tetap hidup. Hal ini harus dilakukan agar mesin sepeda motor tetap hidup hingga banjir berlalu. Selain itu, putaran mesin yang rendah rawan membuat motor mati.

Jadi momen sepeda motor melewati banjir harus menahan putaran gas agar mesin sedikit menjerit. Jangan kurangi gas sampai banjir berlalu. Menahan putaran mesin juga berguna untuk mencegah air masuk ke lubang knalpot.

Jadi dorongan gas buang akan mencegah air masuk ke mesin. Jika air masuk ke mesin, resikonya fatal. Bisa terjadi water hammer yang bisa menyebabkan setang piston bengkok. Biaya perbaikannya juga tidak murah.

3. Motor matic harus jaga momentum

Motor melewati banjir
Motor melewati banjir

Sedangkan untuk matic, agar motor melewati banjir caranya juga sangat mirip. Bedanya pada motor matic, pengendara dituntut untuk menjaga momentum agar tetap melaju saat menerobos banjir. Cara ini juga untuk mencegah masuknya air ke dalam mesin melalui exhaust port.

Jadi saat menerjang banjir, tahan gas agar motor matic tetap melaju dengan jeritan mesin yang cukup terdengar. Jangan mengurangi kecepatan mesin agar air tidak masuk ke lubang knalpot.

Hal lain yang harus diperhatikan saat ingin melewati banjir dengan motor matic adalah pastikan ketinggian air tidak sampai ke kotak filter udara. Apalagi kebanyakan sepeda motor memiliki posisi kotak filter udara yang relatif rendah.

Pasalnya, jika air masuk ke kotak filter udara juga bisa membahayakan mesin. Air yang masuk melalui kotak filter udara dapat terbawa ke ruang mesin. Air yang masuk melalui kotak filter juga bisa membuat motor ngiler hingga mematikan motor.

Jika memungkinkan, sebaiknya pengendara sepeda motor memilih jalur alternatif yang lebih aman. kerusakan konsekuensial sepeda motor melewati banjir Memang tidak selalu sulit untuk mengatasinya, namun tetap akan merepotkan karena mengganggu aktivitas.

Baca juga artikel terkait otomotif atau tulisan menarik lainnya dari Yudhianto Thohirin.

Recommended Posts