Perbedaan oli asli dan palsu dapat dibedakan dengan mengamati beberapa hal. Ini karena produsen oli telah menyematkan fitur keaslian pada produknya, sehingga semakin sulit untuk dipalsukan. Meski begitu, konsumen tetap dituntut proaktif untuk melihat perbedaannya.

Apalagi pemalsuan juga semakin canggih, yang membuat produk bajakan semakin sulit dibedakan secara sekilas. Perbedaan oli asli dan palsu harus diwaspadai karena kualitas oli palsu berpotensi merusak mesin kendaraan.

Perbedaan oli asli dan palsu

Untungnya, cara membedakan oli asli dan palsu relatif mudah dilakukan. Bahkan orang biasa pun sebenarnya bisa membedakannya dengan mata telanjang tanpa perlu pengujian khusus. Sekarang,, seperti apa? Berikut beberapa cara membedakan oli palsu dan asli;

1. Perhatikan kemasan oli

Perbedaan oli asli dan palsu. (Pexel)

Perhatikan baik-baik bentuk dan kebersihan botol, serta label yang digunakan. Produsen minyak terkemuka selalu menggunakan botol baru yang bagus – botol yang tidak pernah digunakan. Para pemalsu oli pelumas memanfaatkan ketersediaan botol kemasan bekas yang diperoleh dari oli pelumas bekas.

Tentunya tampilan fisik botol ini akan dengan mudah memberikan tanda pengenal bagi pengguna atau konsumen untuk mencurigai keaslian minyak pelumas yang ada di dalam botol tersebut.

Sekali lagi, Anda paham bahwa produsen oli asli tidak pernah menggunakan botol kemasan daur ulang di setiap produknya untuk mencirikan keaslian produk oli pelumasnya.

Kemudian, perhatikan juga tutupnya. Produsen oli pelumas asli telah menggunakan teknologi canggih dalam pembuatan tutup yang mereka gunakan, sehingga hanya dapat digunakan sekali dan langsung pecah setelah dibuka. Jadi tidak mungkin bagi pemalsu untuk menggunakan kembali tutup botol bekas atau daur ulang.

2. Perhatikan kode produksi dan label pada kemasan oli

Perbedaan oli asli dan palsu
Perbedaan oli asli dan palsu. (Pexel)

Periksa kode produk pada tutup botol. Jika kode yang tertera tidak sama dengan kode di badan botol, Anda patut curiga. Pastikan juga tutup botol tertutup rapat.

Selain itu, label pada kemasan merupakan salah satu cara termudah untuk mengetahui apakah oli kendaraan yang Anda beli asli atau palsu. Produsen pelumas biasanya selalu menggunakan teknologi pencetakan atau pencetakan halus untuk menghasilkan label kemasan yang digunakan pada kemasan produk mereka.

Perbedaan antara minyak asli dan asli Hal ini juga terlihat dari beberapa produsen yang menggunakan semacam logo hologram dan juga kode tersendiri untuk mencirikan keaslian produk mereka.

Sementara produk oli pelumas palsu memang memiliki tampilan yang sangat mirip, namun logo kemasannya biasanya menggunakan cetakan kualitas rendah karena logo asli dari produk asli akan dipindai dan dicetak ulang, sehingga detail dan bahan label kualitas rendah yang digunakan akan mudah mencirikan oli tersebut. pelumas itu palsu.

3. Perhatikan bau dan warna minyak

Perbedaan oli asli dan palsu
Perbedaan oli asli dan palsu. (kerang)

Pelumas asli tidak berbau dan warnanya terlihat cerah. Minyak palsu biasanya berbau seperti bekas luka bakar dan warnanya lebih gelap atau keruh.

Kemudian, minyak pelumas asli berwarna bening dan tidak berbau, sedangkan minyak pelumas palsu akan berwarna keruh dan memiliki bau tidak sedap yang khas.

Maka dari itu, jangan ragu untuk mengecek terlebih dahulu oli yang akan dimasukkan ke dalam mesin kendaraan Anda. Lebih baik bersusah payah sedikit, daripada tertipu dan harus merogoh kocek lebih banyak.

Semoga informasi mengenai perbedaan oli asli dan palsu di atas berguna!

Recommended Posts